Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Darwoto menjelaskan bahwa kerjasama ini perlu dilakukan untuk membuat area" /> BeritaHUKUM.com - Jakpro Siap Hijaukan Lingkungan Depo LRT Jakarta dengan Sejuta Pohon

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Penghijauan
Jakpro Siap Hijaukan Lingkungan Depo LRT Jakarta dengan Sejuta Pohon
2019-01-10 20:23:18

Tampak saat acara proses penanaman pohon secara simbolis di lingkungan Depo LRT Kelapa Gading Jakarta, Kamis (10/1).(Foto: BH /na)
JAKARTA, Berita HUKUM - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menggandeng Paguyuban Budiasi untuk mensukseskan kegiatan "Seribu Beton, Sejuta Pohon" di Depo LRT Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Darwoto menjelaskan bahwa kerjasama ini perlu dilakukan untuk membuat area Depo LRT yang terlihat penuh dengan bangunan bisa tampak hijau dan asri.

Rencananya, 5 hektar dari lahan Depo LRT yang berada di Jalan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, akan ditanami pohon.

"Intinya penanaman pohon itu untuk mengurangi polusi dan kita semua sudah tau bahwa pohon merupakan produsen oksigen yang paling bagus," jelas Dwi Wahyu, Kamis (10/1).

Dwi juga menambahkan bahwa gerakan menanam pohon ini merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang sudah menyediakan nikmat oksigen.

"Ini bentuk rasa kita mensyukuri nikmat dari Tuhan. Terkadang kita seringkali lupa akan nikmat yang luar biasa ini, kita mendapatkan oksigen yang luar biasa," imbuh Iwan.

Dalam penanaman awal tadi, tampak dua pohon ditanam secara simbolis di bawah kolong rel LRT.

Ketua Umum Paguyuban Budiasi, Daniel Wewengkang memaparkan bahwa penyediaan pohon, pihaknya juga akan berperan sebagai pengelola lahan untuk penghijauan.

Daniel memprediksi, di atas lahan 5 hektar Depo LRT, Kelapa Gading, seharusnya terdapat jutaan pohon yang bisa ditanam.

"Tempatnya dari Jakpro, lahannya. Kebun pembibitan juga kita yang akan kelola, dan perawatan selama 5 tahun seharusnya jutaan pohon kalau bisa 5 tahun," papar Daniel.

Daniel menambahkan, selain di Depo LRT proyek Jakpro lainnya yang akan ditanami pohon sebagai penghijauan misalnya di kawasan Taman BMW.

Sementara itu, Direktur Utama PT LRT Jakarta, Allan Tandiono menjelaskan, PT LRT Jakarta yang merupakan anak dari Perusahaan Jakpro akan turut berperan aktif dalam pelestarian lingkungan.

"Masifnya pembangunan infrastruktur di area Depo LRT dengan kontruksi bertingkat di lahan seluas lebih dari 12 hektar. Tampak ribuan beton menopang kokoh jalur kereta dan bangunan diimbangi kurang lebih dari 5 hektar Ruang Terbuka Hijau (RTH) agar area Depo kembali teduh dengan pepohonan," jelas Allan.

Allan juga berharap agar Depo LRT Jakarta menjadi Depo dengan penghijauan dan penanaman pohon terbesar se-Indonesia.(bh/na)


 
Berita Terkait Penghijauan
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus Kondensat BP Migas - TPPI, Terdakwa: Pemberian Kondensat Kepada PT TPPI Berdasarkan Kebijakan Pemerintah
Dekan FH UII: Guru Besar Hukum Tata Negara Kami Diteror!
Lindungi Warga DKI, Anies Pasang Badan
Beberapa Hari Dibuka, Ratusan Sekolah di Korsel Harus Ditutup Lagi karena Lonjakan Kasus Covid-19
Ternyata Sebelum Ruslan Buton, Khoe Seng Seng Juga Sudah Lebih Dulu Minta Jokowi Mundur
Greenpeace: Kualitas Demokrasi Menurun, Pemerintah Antisains
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Ternyata Sebelum Ruslan Buton, Khoe Seng Seng Juga Sudah Lebih Dulu Minta Jokowi Mundur
Inilah Pernyataan Pers PP Muhammadiyah Tentang Pemberlakuan New Normal
Polri Siap Masifkan Protokol New Normal
Anies: Perpanjangan PSBB Jakarta Jadi Penentu Transisi Memulai 'New Normal'
Polri Tutup Pintu Masuk Arus Balik Menuju Jakarta
Polri Tangkap 2 WNA dan Sita 821 Kg Sabu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]