Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
UU ITE
Istri Tersangka Aris Pengelola nikahsirri.com Ajukan Penangguhan Penahanan
2017-10-12 21:56:21

Pengacara Henry Indraguna dan Rani Tania istri tersangka Aris Wahyudi pengelola situs nikahsirri saat jumpa pers.(Foto: BH /as)
JAKARTA - Rani Tania (30), istri tersangka Aris Wahyudi pengelola situs nikahsirri.com, didampingi kuasa hukumnya Henry Indraguna memberikan keterangan untuk mengedepankan azas praduga tidak bersalah sampai ada keputusan Pengadilan.

"Kami ajukan penangguhan penahanan terhadap klien. Mengingat besarnya dampak yang telah diterima klien kami dan keluarga," ujar Henry Indraguna saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (12/10).

Aris menurut Henry, merupakan masyarakat dengan golongan ekonomi lemah. Aris merupakan tulang punggung keluarga dan minta jangan di bully.

"Mereka juga memiliki anak yang masih berusia delapan, tujuh, dan dua tahun, dengan keadaan rumah tinggal juga masih mengontrak," katanya.

Pihaknya meminta penangguhan penahanan dikabulkan, sebagai jaminan istri dan keluarga besarnya. Pasalnya, Aris sama sekali tidak terindikasi melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan atau alat bukti.

Selain itu, Henry juga menjelaskan bahwa Aris meski tersangka masih memiliki hak-hak hukum yang patut dilindungi. Hak untuk mendapatkan perlakuan yang sama di mata hukum.

"Bahwa kami sampaikan berdasarkan penjelasan umum KUHAP Butir ke 3 huruf C, dikenal adanya asas praduga tak bersalah. Sehingga klien kami juga memiliki hak untuk tidak diadili secara sepihak sebelum adanya putusan pengadilan," ujarnya.

Sementara itu, Rani atas perwakilan keluarga memohon maaf. Suami saya pernah mengalami gangguan jiwa alias stres, saat gagal dalam pemilihan calon pimpinan daerah. Aris Wahyudi, adalah calon bupati Banyumas pada 2008 silam. Aris kala itu diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Namun perjuangan pria kelahiran Cilacap 12 Mei 1968 untuk menjadi ?bupati, gagal.

"Saya merasa malu dengan tetangga di Komplek Angkasa Puri, Jatiasih, Jalan Manggis No A-91, di kawasan Kota Bekasi," ucapnya.

Sebelumnya, petugas Subdit Cybercrime Polda Metro Jaya menangkap Aris Wahyudi, pengelola situs nikahsirri.com, Minggu (24/9/2017) lalu.

Atas perbuatannya, Aris dijerat pasal 273 Undang-Undang (UU) No.2 tahun 2009 tentang Informasi dan Teknologi Elektronik (ITE).(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait UU ITE
UU ITE Harus Dipahami Generasi Muda
Jack Boyd Lapian: Berkas Perkara Tersangka AD Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan
Jack Boyd dan Tim Pengacaranya Tetap Kawal Kasus terhadap Ahmad Dhani
Bareskrim Polri Tangkap Warga Tangsel Lantaran Hina Presiden Jokowi di Facebook
Melecehkan Profesi Wartawan 'Pelacur', MW Resmi Dilaporkan Ke Polres Samarinda
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Jokowier, Pedagang Pengaruh, Machiavelian, Rasialis dan Islamophobia
Polisi Memastikan Peluru Menyasar di Gedung DPR RI Identik dari Pistol Glock-17 Milik Tersangka I
Pemilih Milenial Cerdas, Kritis dan Bertanggungjawab
Profesi Dosen Perlu Diatur dalam UU Tersendiri
Seminar Lemhanas Bahas Kesadaran Politik Masyarakat Jelang Pemilu 2019
Don Muzakir: 4 Tahun Kepemimpinan Jokowi-JK, Pedagang Pasar Tradisional Terpuruk
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polisi Memastikan Peluru Menyasar di Gedung DPR RI Identik dari Pistol Glock-17 Milik Tersangka I
Seminar Lemhanas Bahas Kesadaran Politik Masyarakat Jelang Pemilu 2019
2 Hari Ini, Prabowo-Sandi Dijadwalkan Bersafari Politik di Jawa Timur #PrabowoSandi
Partai Golkar Ziarah ke TMPN Kalibata, Berikut Do'a HUT ke-54 dan Kemenangan
Gerindra Minta Pemerintah Setop Klaim Divestasi Saham Freeport
Belum Ada Se-Rupiah pun Pembayaran Pembelian Saham PT Freeport
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]