Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Pilot
Ikatan Pilot Indonesia Ajak Masyarakat Lebih Bijak Menyikapi Berita Tragedi Kecelakaan Lion Air JT-610
2018-11-02 15:20:03

Executive Chairman Ikatan Pilot Indonesia, Captain Rama Valerino F.N Noya saat memberikan keterangan pers.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ikatan Pilot Indonesia (IPI) mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menghadapi persoalan yang berkaitan dengan musibah kecelakaan pesawat penumpang Lion Air JT-610 yang jatuh pada 29 Oktober 2018 lalu.

Hal tersebut disampaikan Executive Chairman IPI, Captain Rama Valerino F.N Noya kepada pewarta BeritaHUKUM seusai konferensi pers di Gedung Graha Dirgantara lantai 2, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (2/11).

Rama Noya mengutarakan, diketahui bahwa sampai saat ini proses penanganan evakuasi pesawat Lion Air JT-610 sudah dilakukan oleh pihak yang memiliki otoritas, yakni Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Badan SAR Nasional (Basarnas), TNI-Polri dan segenap tim yang tergabung dalam pencarian serta evakuasi korban.

"Kita tunggu hasil investigasi dari KNKT, dimana sampai saat ini pihak KNKT dan Pemerintah, TNI-Polri, Basarnas sudah menunjukkan kinerja yang baik. Saat ini black box (kotak hitam) sudah ditemukan. Sehingga kita minta kepada masyarakat sabar menunggu dan turut mengawal hasil investigasi kejadian ini," ujar Rama Noya.

Selain itu, Rama Noya meyakini, dengan ditemukannya kotak hitam atau black box tersebut, pemerintah akan menyampaikan hasil investigasi secara terbuka dan profesional kepada masyarakat.

"Kami Ikatan Pilot Indonesia siap untuk membantu dan mendukung hasil investigasi tersebut, agar dunia penerbangan kita lebih baik lagi," tukasnya.

Lebih lanjut, Rama Noya mengatakan, penemuan black box ini merupakan langkah awal investigasi menyeluruh yang profesional, yang transparan sehingga menjadi acuan bagi Kementerian Perhubungan RI, khususnya Direktorat Perhubungan Udara untuk menjamin terselenggaranya penerbangan yang aman kedepan.

"Saat ini kita sudah mencapai level yang baik, kita sudah lolos audit internasional, kita sudah naik kelas, jadi kita harus mempertahankan hal ini," imbuhnya.

Rama Noya juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang terkait dalam proses pencarian kotak hitam. IPI berterima kasih atas ditemukannya black box pesawat Lion Air JT-610.

"Kami juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Republik Indonesia, TNI dan Polri, Basarnas, KNKT, BPPT, dan unsur terkait yang bekerja tidak mengenal lelah sehingga black box dari pesawat PK-LQP dapat ditemukan dalam waktu yang relatif cepat," ucapnya.

IPI juga menyampaikan, pesawat terbang adalah moda transportasi udara yang masih menjadi angkutan udara yang paling aman.

"Ikatan Pilot Indonesia berharap agar keyakinan publik terhadap moda transporasi udara tidak berkurang, karena secara spesifik, moda transportasi udara masih merupakan moda transportasi yang paling aman serta efisien," pungkasnya.(bh/amp)

Share : |

 
Berita Terkait Pilot
Deklarasi Perhimpunan Profesi Pilot Indonesia (PPPI) Guna Kesetaraan Profesi di Kancah Domestik dan Internasional
Ikatan Pilot Indonesia Ajak Masyarakat Lebih Bijak Menyikapi Berita Tragedi Kecelakaan Lion Air JT-610
Pimpinan DPR Minta Pemerintah Ambil Jalan Persuasif untuk Kasus Pilot Garuda
Kapten Pilot Gema Melaporkan Beberapa Pilot Diduga Melakukan Pencemaran Nama Baik
Ikatan Pilot Indonesia (IPI) Bentuk Kepengurusan di Kongres Pertamanya
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Selama Pemerintahan Jokowi, Pertumbuhan Berkutat Hanya 5 Persen
DPR Harus Diberi Ruang Untuk Kritis
Pemerintah Harus Sadar Pentingnya Independensi DPR
Kubu Jokowi Maruf Menghina Wibawa dan Martabat 9 Hakim MK dan Lakukan Pembangkangan pada Peradilan
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya
Kabar Pemprov DKI Jakarta Gratiskan Masuk Tempat Wisata Adalah Hoax
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya
Utang Luar Negeri RI Bertambah Lagi Jadi Rp 5.528 T
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]