Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penipuan
Hendak Membeli Mobil Bekas, Mantan Anggota DPR Malah Ditipu
Friday 15 Jun 2012 23:00:11

Ilustrasi (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Pupung Suharis menjadi koban penipuan dua orang wanita saat ingin membeli mobil bekas.

Polda Metro Jaya mengungkapkan, kejadian ini itu bermula pada hari Rabu ( 13/6) sekitar pukul 10.00 WIB. Dimana korban menerima telepon dari seorang yang mengaku bernama Angela Viviane menawarkan sebuah mobil Honda CRV tahun 2007 kepada Pupung.

Singkatnya, korban pun berminat dan ingin melihat kendaraan tersebut. Sehingga keduanya bertemu sekitar pukul 15.00 WIB di Restoran Zenbu, Senopati, Jakarta Selatan. "Pupung tertarik dan percaya terhadap Angela atas barang yang dia tawarkan. Korban ingin membeli mobil tersebut dan membuat kesepakatan untuk bertemu keesokan harinya, " ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto saat ditemui wartawan di Kantronya, Jakarta, Jumat (15/6).

Lebih lanjut, Rikwanto menambahkan, esok harinya (14/6) korban dan pelaku sepakat bertemu di Hotel Arya Duta, Semanggi. Saat bertemu di lobi, korban langsung menyerahkan uang sebesar Rp160 juta kepada Angela dan temannya, yang bernama Yasmin.

Setelah menerima uang korban, Yasmin meminta izin kepada korban dan Angela untuk menghitung uang di dalam kamar hotel. "Tetapi, setelah 30 menit Yasmin tidak kunjung datang. Akhirnya, Angela pun meminta izin kepada korban untuk menjemput Yasmin di kamar. Namun, selama satu jam, Angela tidak juga kunjung datang," kata Rikwanto.

Curiga dirinya telah ditipu, korban langsung ke resepsionis untuk menanyakan nomor kamar kedua wanita tersebut. Tetapi nama kedua perempuan itu, yakni Angela Viviane dan Yasmin tidak terdaftar menginap di hotel tersebut.

Langsung saja, Korban melapor ke Polda metro Jaya bahwa dirinya telah ditipu.

Menurut Rikwanto pasal yang diadukan korban yakni penipuan dan penistaan dengan pasal 378 KUHP dan 372 KUHP.(vnc/rob)


Share : |

 
Berita Terkait Penipuan
Polisi Bongkar Kasus Penipuan CPNS yang Telah Berlangsung Sejak 2010
FBI Memburu 'Ratu Penipu Hollywood' yang Mengirim dan Memperdaya Korban ke Jakarta
Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M
JPU Tuntut Alphad Syarif Ketua DPRD Samarinda 4 Tahun Penjara
Cyber Crime Ditreskrimsus PMJ Tangkap 4 Pelaku Order Fiktif Gojek
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ketua DPRD Kaltim: Jembatan Kelay dan Sambaliung di Berau Terancam Roboh
Pandangan KPU, Bawaslu, DKPP, dan Ahli MK tentang Pemilu 'Serentak'
Sedulur Jokowi Apresiasi Sikap Tegas Presiden Jokowi akan Copot Menteri Jika Tidak Serius Kerja
Legislator Kritisi Tingginya Angka Pengangguran di Indonesia
Sindir RY, Gerindra Ingatkan Bahaya DNA Koruptor di Bogor
Miliki Tugas Yang Rentan, Kemenkumham Dorong Perbaikan BHP
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Miliki Tugas Yang Rentan, Kemenkumham Dorong Perbaikan BHP
Jaksa Agung Harus Non Partisan, Pengamat: Yang Penting Jangan Terafiliasi dengan Parpol
Buku Merah: Polisi 'Semestinya' Tindak Lanjuti Temuan Investigasi IndonesiaLeaks
BW: Sejarah Mencatat KPK Resmi 'Dihabisi' di Era Jokowi
BEM SI Kembali Gelar Aksi Siang Ini Mendesak Jokowi Terbitkan Perppu KPK
Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]