Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Ramah Lingkungan
Hebat..!! Kerajinan Tangan Berbahan Baku Sampah Hasil Karya Para Lansia Dijual Online
2019-03-21 09:17:22

TANGERANG SELATAN, Berita HUKUM - Beberapa jenis hasil Karya kerajinan tangan para lanjut usia (lansia) binaan team PKK Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, kini dipasarkan melalui online marketing. Hebatnya, bahan baku berbagai hasil kerajinan tangan tersebut berasal dari sampah. Program daur ulang sampah menjadi karya yang bermanfaat, indah, dan berkualitas, telah menjadikan team PKK Kelurahan Pisangan mendapat penghargaan dari pemerintah daerah setempat.

Hal tersebut terungkap saat Ketua PKK, Hj. Yana Rosiana, memberikan sambutannya pada acara Community Action II: Pengelolaan Lingkungan dan Bank Sampah yang dilaksanakan oleh Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21 (Kappija-21) bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA), Rabu, 20 Maret 2019. Acara yang digelar di Ruang Aula Kantor Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten tersebut dihadiri tidak kurang 40 orang relawan sampah PKK Kelurahan Pisangan.

Dari pihak JICA, hadir Senior Representative JICA untuk Indonesia, Mr. Tatematsu Shingo bersama staf, dan dari Kappija-21 terlihat hadir Presiden Kappija-21, Mulyono Lodji, Sekjen Wilson Lalengke, dan beberapa staf Sekretariat Kappija-21.

Dalam sambutan tertulisnya berbahasa Indonesia, Mr. Tatematsu menyampaikan pentingnya kerjasama antar warga masyarakat dalam mengelola setiap kegiatan, termasuk pengelolaan lingkungan dan persampahan. "Dalam setiap kegiatan dan pekerjaan, kerjasama semua pihak sangat penting. Sekecil apapun sebuah program pembangunan, akan jauh lebih berhasil jika dikerjakan secara bersama, saling bersinergi antara satu pihak dengan yang lain," ujar Tatematsu dalam Bahasa Indonesia yang mulai fasih, Rabu (20/3).

Pejabat JICA yang baru menjabat sekitar dua bulan di Indonesia itu juga menekankan bahwa setiap kegiatan pembangunan dapat dimulai dari lingkup yang kecil-kecil saja dahulu. "Program pengelolaan lingkungan dan sampah dapat dimulai dari hal-hal kecil saja dahulu, di lingkungan yang kecil juga tidak apa-apa. Sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit," imbuh pria Jepang mengutip pepatah yang populer di masyarakat Indonesia ini, yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Usai rangkaian sambutan-sambutan, para peserta selanjutnya melakukan diskusi kelompok terkait tema pengelolaan sampah dan permasalahannya. Peserta dibagi dalam empat kelompok dengan sub Tema bahasan yang berbeda satu dengan lainnya. Setelah diskusi, masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusinya di depan para peserta lainnya. Pola ini dipandang efektif sebagai wahana saling berbagi pengetahuan, wawasan, dan pengalaman di antara semua yang hadir di acara tersebut.

Yang cukup menarik adalah pada saat seorang Ibu yang sudah cukup sepuh memperkenalkan hasil-hasil karya para lansia, seperti topi, tas, peralatan dapur, asesories dinding, bunga meja, bros baju, dan lain-lain. Semua hasil karya mereka itu terbuat dari sampah rumah tangga, terutama plastik, kertas, besi, dan karet. "Beberapa produk hasil karya kami para lansia Kelurahan Pisangan ini sudah dijual secara online, dan cukup banyak peminat yang membeli via online. Uangnya kami kumpul-kumpul untuk digunakan nanti saat acara ulang tahun paguyuban kami para lansia," kata Ibu Lisa, mewakili para lansia sambil tersenyum senang. Hebat..!!

Menjelang tengah hari, acara Community Action Kappija-21 yang diawali dengan penanaman pohon di halaman belakang Kantor Kelurahan Pisangan itu diakhiri dengan foto bersama para peserta dengan Mr. Tatematsu Shingo dari JICA dan pengurus Kappija-21.(APL/Red/wl/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Ramah Lingkungan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Seruan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia, Habib Lutfi: Jaga Persatuan NKRI!
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Menteri Agama terkait Kasus Suap Jual Beli Jabatan
Fahri Hamzah: Pemilu 2019 Makan Korban Hingga Ratusan Jiwa, Akibat Salah Disain Sejak Awal
Dinsos Kaur Mengutus 5 Pendamping Kube Pelatihan ke Bekasi
BPN Prabowo Buka Posko Pengaduan di Jawa Barat
IT BPN: Ada 'Kecurangan Digital' akan Menyamakan Hasil Quick Count dengan Hitungan Manual
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Situng Bermasalah, Bawaslu Surati KPU untuk Berhati-hati karena Sangat Sensitif
Ternyata, Jokowi Kalah Telak di Kompleks Paspampres
Fadli Zon Minta KPU Konsentrasi Pada Pengamanan Suara Rakyat
Jemaah Haji Tak Dibebani Pembiayaan Tambahan BPIH
Ini Kata KPK Soal Pengakuan Tersangka Bowo Terima Uang dari Mendag Enggartiasto
Data C1 Tak Seluruhnya Benar, C Plano Adalah Kunci
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]