Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilkada
Hasil Real Count KPU 54 Persen: Pasangan Anies - Sandi 56% dan Ahok - Djarot 43%
2017-04-20 08:41:30

Hasil Hitung TPS (Form C1) KPU Provinsi Dki Jakarta pada PILKADA PROVINSI DKI JAKARTA (Putaran Kedua), Kamis (20/4).(Foto: pilkada2017.kpu.go.id)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) alias real count Hasil Hitung TPS (Form C1) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Dki Jakarta untuk putaran kedua Pilgub DKI 2017 kini sudah mencapai 54,40 persen dengan Data Masuk : 7.091 dari 13.034 TPS, Pasangan nomor urut 3 Anies Baswedan-Sandiaga Uno masih unggul cukup telak..

Berdasarkan data real count KPU ( https://pilkada2017.kpu.go.id/hasil/2/t1/dki_jakarta ) yang diakses pada pukul 08.49 WIB, Kamis (20/4), data 3.050.774 suara sudah masuk. Salinan C1 di Data Masuk : 7.091 dari 13.034 TPS sudah diterima KPU DKI Jakarta.

Pasangan Anies-Sandi sementara ini masih unggul dengan perolehan 56,41% suara yang masuk. Sejauh ini mereka tercatat mendapat 1.720.883 suara.

Ahok-Djarot sementara ini tercatat memiliki 1.329.891 suara. Ini berarti pasangan tersebut mendapatkan 43,59% dari data suara yang sudah masuk ke KPU.

KPU masih terus memasukkan data salinan C1 yang mereka terima. Petugas di KPU hanya memasukkan data dari salinan C1 yang mereka terima tanpa mengubahnya.

Untuk formulir C1 yang asli secara bertahap dari tingkat TPS, kelurahan, kecamatan, hingga Kota Madya akan mengirimkannya ke KPU. Formulir asli inilah yang nantinya menjadi pegangan KPU untuk pengumuman resmi.

Sementara, Pasangan Anies- Sandi memperoleh hasil kemenangan dengan prosentase tertingginya pada Kabupaten/ Kota yakni di Kepulawan Seribu dengan memperoleh 64.30%, lalu di Jakarta Timur sebesar 61.9%, Jakarta Selatan sebesar 60,7%, Jakarta Pusat sebesar 57,7%, Jakarta Barat sebesar 53,4% serta terakhir di Jakarta Utara sebesar 50,9% dari hasil perhitungan KPU (KPU/bag/bag/dtk/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Pilkada
Ketum Solidaritas Alumni 212 NKRI Siap Mendukung Kemenangan Paslon No 1 Eramas
Suksesi Pemilukada Kota Gorontalo, Nurhadi: Pesta Rakyat Harus Aman dan Kondusif
Padil Karsoma Siap Memimpin Purwakarta dengan Transparan dan Bersih dari Korupsi
Mendagri Diimbau Urungkan Penunjukan Polisi Menjadi Pj Gubernur
Rencana Dua Jenderal Polisi Jadi Ptl Gubernur, Bisa Timbulkan Kecemburuan TNI
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pengamat: UU MD3 Larangan Kritik, Negara Berpotensi 'Hancur Lebur'
TNI Gadungan Ditangkap karena Tipu Gadis Jutaan Rupiah
Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP
Forum Jurnalis Muslim Bakal Latih Relawan MRI se-Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Dilaporkan ke Polda Metro atas Penutupan Jalan Jatibaru Tanah Abang
Pencarian dan Evakuasi Korban Longsor Brebes Terus Dilakukan Tim SAR Gabungan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP
Yusril Ihza Mahendra: PBB Siap Hadapi Sidang Bawaslu, Jumat 23 Feb 2018
Fahri Hamzah: Masyarakat Tak Perlu Takut Kritik DPR
DPR Minta Freeport Penuhi Kewajiban Divestasi dan Patuhi Kesepakatan
Pemerintah Hentikan Sementara Seluruh Pekerjaan Konstruksi Layang
Tommy Soeharto Kritik Pemerintahan Jokowi Soal Utang Membengkak
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]