Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Gerindra
Hashim Djojohadikusumo: Masalah Saracen Buktikan Pentingnya Berpolitik Sehat Berdasarkan Pancasila
2017-09-04 21:15:13

Ilustrasi. Tampak Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo saat acara 'Syukuran Partai GERINDRA atas disahkannya UU No. 8 Th. 2016 tentang Penyandang Disabilitas'.(Foto: BH /mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo terkait merebaknya Kasus Saracen di Indonesia memberikan pernyataan pers pada, Senin (4/9) sebagaimana yang diterima redaksi di Jakarta, yang isinya adalah :

1. Partai Gerindra dan Prabowo Subianto tidak ada kaitan apapun dengan Kelompok Saracen dan kelompok sejenisnya.

2. Terungkapnya kelompok Saracen, yang diduga menjadi penebar ujaran kebencian dan hoaks beberapa waktu lalu oleh Kepolisian Republik Indonesia, harus diselesaikan tuntas sampai keakar-akarnya, agar tidak membingungkan dan memecah belah masyarakat.

3. Bangsa ini sudah terlalu lama dirusak oleh cara-cara berpolitik yang tidak sehat. Menjadikan konten ujaran kebencian dan berbau SARA sebagai bisnis yang secara sengaja memecah belah bangsa. Saling curiga dan membangun ketidak-percayaan diantara anak bangsa, sehingga merongrong persatuan dan kesatuan.

4. Partai Gerindra mengecam keras segala upaya yang sedang berlangsung yang mau memanfaatkan peristiwa ini untuk berbagai kepentingan politik dengan mengaitkannya dengan berbagai pihak diluar kasus yang terungkap.

5. Dengan ini Partai Gerindra menyatakan keprihatinannya serta mengecam keras cara-cara berpolitik yang a-moral.

6. Partai Gerindra, sekali lagi mengingatkan dan mengajak semua komponen bangsa ini untuk kembali pada nilai-nilai Pancasila dalam praktek politik bangsa ini, mendahulukan kesatuan dan persatuan bangsa diatas segalanya.

Partai Gerindra adalah partai politik yang mempunyai visi untuk menjadi partai politik yang mampu memberikan kesejahteraan pada rakyat, keadilan sosial, dan tatanan politik negara yang berlandaskan Pancasila dan UUD 45 dalam wadah NKRI. Pada Pemilu 2014, Partai Gerindra berhasil menjadi partai ke 3 terbesar dan meraih 73 kursi di DPR RI. Dari banyaknya penghargaan yang diterima Partai Gerindra diantaranya adalah penghargaan dari Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai partai politik dengan transparansi keuangan terbaik, serta dari Komisi Informasi Publik (KIP) sebagai partai politik paling transparan.(ari/gmc/bh/sya)


Share : Facebook |

 
Berita Terkait Partai Gerindra
Hashim Djojohadikusumo: Masalah Saracen Buktikan Pentingnya Berpolitik Sehat Berdasarkan Pancasila
Partai Gerindra Fokus Menangkan Pilkada di Tiga Daerah
Gerindra: Indonesia Sudah Bukan Negara Hukum yang Berkeadilan
Gerindra Tolak RUU Perkelapasawitan
Rapat Kader Gerindra: Siap Memenangkan DKI Jakarta 2017 dan Pilpres 2019
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Panglima TNI: Jaga Terus Amanah Dan Kepercayaan Rakyat
Terkait Pemutaran Film G30S PKI Berikut Tanggapan Ketum Muhammadiyah
Formappi Usul Buat Kajian Urgensi Pembangunan Gedung DPR RI
MK Tegaskan PK Sekali Konstitusional
Komisaris dan Direktur Asuransi Bumi Asih Jaya di Tahan Polisi
Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuh Dini di Apartemen Laguna Pluit
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terkait Pemutaran Film G30S PKI Berikut Tanggapan Ketum Muhammadiyah
Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuh Dini di Apartemen Laguna Pluit
Aktivis 98 Dukung Usul Panglima TNI Nobar Film G30S/PKI
Polri dan Ditjen Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 5 Konteiner Miras Senilai 26,3 Miliar
Peredaran PCC, Pemerintah Kecolongan Lagi, Aktor Intelektual Pengedar PCC Harus Diungkap
Pemasok Sabu Politikus Golkar Indra J Piliang Ternyata Karyawan Karaoke Diamond
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]