Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Adipura
Hari Lingkungan Hidup, Jangan Dinodai Kecurangan dan Penyelewengan Adipura
Tuesday 05 Jun 2012 04:10:23

Piala Adipura (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) Salah satu event menarik Jelang Hari Lingkungan Hidup setiap 5 Juni, adalah diumumkannya oleh Presiden di Istana Negara yakni Kota-kota pemenang Adipura seluruh Indonesia, baik kota kecil, sedang, besar sampai Metropolitan. Direktur Jaringan Hijau Mandiri (JHM), Panisean Nasution mengingatkan kepada Pemerintah, agar tujuan utama program Adipura tidak melenceng.

Tujuan utama program Adipura pada dasarnya adalah untuk menciptakan kota yang bersih dan hijau (clean and green city). Disamping itu, tujuan yang lebih penting Adipura pada hakikatnya adalah untuk mengukur sejauh mana visi, misi, kepedulian dan komitmen seorang Kepala Daerah (bupati/walikota) terhadap kualitas lingkungan perkotaan ditengah-tengah merebaknya isu lingkungan seperti Perubahan Iklim (climate changes) dan Pemanasan Global (Global Warming) yang dapat mengancam kehidupan dan kelangsungan keberlanjutan bumi.

Oleh sebab itu, ada beberapa komponen yang menjadi fokus evaluasi dalam program Adipura tersebut antara lain; “masalah sampah perkotaan, penghijaun (RTH), hutan kota, kualitas air, kualitas udara, kelembagaan, daya tanggap, dll.,” ujar Panesean seperti yang dikutip dalam rilis persnya yang diterima BeritaHUKUM.com, Selasa (5/6).

Misalkan untuk mengetahui sejauh mana komitmen & kepedulian seorang Kepala Daerah terhadap pengelolaan lingkungan kota antara lain; “dapat dilihat dari besar kecilnya alokasi anggaran (budget) lingkungan, apakah ada Perda tentang lingkungan, Tata ruang, Tupoksi, kelembagaan,” ujar Sean.

Lebih lanjut, Panisean menjelaskan, Dibalik itu semua tujuan utama yang ingin dicapai dalam program Adipura tersebut adalah untuk membangun kesadaran dan kepedulian warga masyarakat terhadap lingkungan, merubah perilaku masyarakat, serta menumbuhkan budaya bersih dan sehat di lingkungan masyarakat.

“Merubah perilaku masyarakat agar sadar lingkungan tiidaklah semudah membalik telapak tangan, diperlukan upaya-upaya seperti memberikan penyuluhan, penerangan, kampanye, bimbingan dan pembinaan yg terus menerus”. katanya.

Oleh sebab itu diperlukan partisipasi seluruh pemangku kepentingan serta pihak-pihak terkait. Pada Akhirnya, “tujuan mulia dalam ikut berpartisipasi dalam mengurangi Pemanasan Global tersebut hendaknya jangan dinodai oleh kecurangan-kecurangan dan penyelewengan, sehingga melenceng dari tujuan semula yang diharapkan, sehingga yang terjadi nanti bukan Adipura, tapi Adi Pura2,” tegasnya.

Seperti diketahui bahwa hari ini merupakan peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia tanggal 5 Juni 2012, UNEP telah menetapkan tema Hari Lingkungan Hidup Internasional adalah Green Economy: “Does It Include You”. Tema ini diharapkan menjadi tema sentral bagi agenda peringatan hari lingkungan hidup nasional di setiap negara.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup telah menetapkan tema Hari Lingkungan Hidup (HLH) 2012 adalah “Ekonomi Hijau: Ubah Perilaku, Tingkatan Kualitas Lingkungan”. Makna utama dari tema ini adalah pentingnya masyarakat merubah paradigma dan juga perilaku sehingga kualitas lingkungan hidup yang lebih baik akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. (jhm/bhc/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Adipura
Kota Padang Panjang Meraih ke 14 Kali Penghargaan Piala Adipura
Raih Piala Adipura, Benny Tatung Apresiasi Kerja Keras Pemerintah Musi Banyuasin Wujudkan Sustainable City
Raih Adipura Ketiga, Abdul Basyid Has Berharap Kabupaten Karimun Terus Berinovasi Wujudkan Sustainable City
Kabupaten Gorontalo Optimis Raih Adipura
Saluran Air Buntu, Kota Jakut Diragukan Raih Adipura
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ketua DPRD Kaltim: Jembatan Kelay dan Sambaliung di Berau Terancam Roboh
Pandangan KPU, Bawaslu, DKPP, dan Ahli MK tentang Pemilu 'Serentak'
Sedulur Jokowi Apresiasi Sikap Tegas Presiden Jokowi akan Copot Menteri Jika Tidak Serius Kerja
Legislator Kritisi Tingginya Angka Pengangguran di Indonesia
Sindir RY, Gerindra Ingatkan Bahaya DNA Koruptor di Bogor
Miliki Tugas Yang Rentan, Kemenkumham Dorong Perbaikan BHP
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Miliki Tugas Yang Rentan, Kemenkumham Dorong Perbaikan BHP
Jaksa Agung Harus Non Partisan, Pengamat: Yang Penting Jangan Terafiliasi dengan Parpol
Buku Merah: Polisi 'Semestinya' Tindak Lanjuti Temuan Investigasi IndonesiaLeaks
BW: Sejarah Mencatat KPK Resmi 'Dihabisi' di Era Jokowi
BEM SI Kembali Gelar Aksi Siang Ini Mendesak Jokowi Terbitkan Perppu KPK
Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]