Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kemenkumham
HDKD 2018, Menteri Yasonna Minta ASN Kemenkumham Terus Tingkatkan Inovasi
2018-10-30 12:28:16

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly saat memberikan keterangan pers kepada rekan media dalam rangka HDKD 2018.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menggelar upacara peringatan Hari Dharma Karyadhika (HDKD) yang jatuh setiap tanggal 30 Oktober dilapangan Kantor Kemenkumham, Jalan HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan pada, Selasa (30/10).

Upacara HDKD 2018 dipimpin langsung Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly.

Dalam amanatnya Menteri Yasonna berpesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenkumham agar selalu berbuat yang terbaik dalam melayani masyarakat. Karena itu, kata Yasonna, peringatan HDKD 2018 harus dimaknai sebagai upaya memupuk semangat sekaligus mengasah kemampuan intelektual dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kita harus membangun semangat yang tinggi untuk terus mencapai prestasi yang cerdas dan berwibawa" ujar Menteri Yasonna, Selasa (30/10).

Kemenkumham memilih binatang tupai sebagai simbol atau maskot HDKD 2018. Menurut Yasonna, tupai menggambarkan hewan yang cerdas, lincah, tangguh dan pantang menyerah. Sebelumnya pada peringatan HDKD 2017, Kemenkumham memilih kuda sebagai logo HDKD.

Eksistensinya Kemenkumham, kata Menteri Yasonna di buktikan dengan kinerja nyata melalui pengabdiannya kepada bangsa dan negara dalam memberikan kepastian hukum yang menyeluruh demi pemerataan yang berkeadilan. Dia juga meminta kepada ASN Kemenkumham agar menjadikan momentum ini sebagai langkah terbaik mengevaluasi capaian kinerja dan terus menjaga sinergitas dalam berkinerja.

"Berkali kali saya katakan pentingnya bersinergitas dan bergotong royong untuk mempermudah dan meringankan pekerjaan," ujarnya.

Yasona juga mengatakan bahwa waktu sudah berubah, birokrasi semua sudah berubah kearah yang lebih baik. Ia menegaskan agar ASN Kemenkumham terus melakukan perubahan-perubahan seiring berubahnya dunia.

"Semua berubah kalau kita tidak mengikuti perubahan itu dengan baik maka kita akan tergusur." tutupnya.

Kegiatan upacara hari lahirnya Kemenkumham juga diperingatai serentak oleh seluruh jajaran pejabat dan pegawai dilingkungan Kemenkumham baik di tingkat pusat ataupun daerah.(bh/amp)


Share : |

 
Berita Terkait Kemenkumham
HDKD 2018, Menteri Yasonna Minta ASN Kemenkumham Terus Tingkatkan Inovasi
Ditjen AHU Kemenkumham Hadirkan Layanan Online OSS di CFD
Mengedepankan WBK dan WBBM, Ditjen AHU Kemenkumham Siap Laksanakan OSS
Ribuan Penghuni dari 237 Lapas dan Rutan Rayakan Acara Paskah Serentak
HUT KemenKumHAM Hadirkan Control Room dan Program Online Terbaru
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Sudah Lulus Test, 77 Orang CPNS Asal Pesisir Selatan Surati Menpan
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Berdasarkan Petunjuk Darah di Mobil Nissan
PRM Akan Beri Masukan ke DPR Terkait RUU Pesantren dan Pendidikan Agama
Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis Meresmikan Portal Baru PMJNEWS.com
Amnesty International Cabut Penghargaan untuk Aung San Suu Kyi
Keabsahan dan Eksistensi Anggota Dewan Pers Dituding Cacat Hukum
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Keabsahan dan Eksistensi Anggota Dewan Pers Dituding Cacat Hukum
Rizal Ramli Minta Undang-Undang BPJS Segera Direvisi
Mendikbud Resmikan Peluncuran 10 Seri Buku Berjudul 'Karya Lengkap Bung Hatta''
Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres
Tingginya Tingkat Pengangguran Lulusan SMK Dipertanyakan
Elemen Warga Solo Raya Polisikan Bupati Boyolali Yang Menghina Capres Prabowo 'Asu'
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]