Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Radikalisme
Gus Anam Mengimbau Agar Semua Pihak Menolak Radikalisme dan Intoleransi
2018-11-17 17:37:41

Tampak foto bersama di PP AT Taujieh Al Islamy 2 Andalusia.(Foto: Istimewa)
BANYUMAS, Berita HUKUM - Dr KH. Zuhrul Anam yang akrab dipanggil Gus Anam mengharapkan kepada para santri untuk dapat mempelajari dan menghayati serta menerapkan Islam Ahlussunnah wal Jama'ah semasa dalam pendidikan di pesantren. Selanjutnya, diluar pesantren para santri agar dapat menyebarkan kedamaian dengan meningkatkan silaturahmi dan kerukunan dengan sesama.


"Kami menolak Radikalisme, intoleransi dan Hoax serta mendukung Polri untuk memelihara stabilitas Kamtibmas yang kondusif demi terwujudnya Pileg dan Pilpres 2019 yang aman dan damai, No Hoax dan No Sara," ujar Gus Anam saat di pondok pesantren (Ponpes) At Taujieh Al Islamy 2 di kelurahan Randengan, kecamatan Kebasen, kabupaten Banyumas Jateng, Kamis (15/11).

Ia juga menerangkan dan menghimbau keseluruh masyarakat luas untuk bersama-sama menolak radikalisme, intoleransi.

Sementara itu, menanggapi zaman era digitalisasi seperti ini, penguasaan terhadap Ilmu dan teknologi sangat penting agar dapat menyaring dengan baik informasi yang sedang berkembang. Penggunaan dan penguasaan internet khususnya media sosial seperti facebook, twitter dan sejenisnya sangat perlu. Hal ini agar kita dapat mengikuti arus informasi yang sedang menjadi pembahasan ditengah masyarakat.

Dan dengan penguasaan teknologi, tambahnya juga, untuk kedepannya dapat memberikan sumbangsih dibidang IT untuk membangun bangsa menuju negara lebih maju lagi.(bh/bar)

Share : |

 
Berita Terkait Radikalisme
Psikolog: Faktor Ekonomi Dapat Mengantarkan Seseorang Pada Radikalisme
Fahri Hamzah Kritisi Sikap BIN Publikasikan 50 Penyebar Paham Radikal
BIN Soal Temuan 41 Masjid Terpapar Paham Radikalisme: Itu Early Warning Bagi Kita Semua
FSP BUMN Bersatu Minta BIN Cabut Tuduhan 41 Masjid di Lingkungan BUMN Terpapar Radikalisme
Gus Anam Mengimbau Agar Semua Pihak Menolak Radikalisme dan Intoleransi
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Legislator Minta Ketegasan Kemenlu Terhadap Penahanan Muslim Uighur di Cina
Persija Pawai Juara, Ditlantas PMJ Lakukan Rekayasa Lantas di SU GBK dan Balaikota
Selangkah Lagi Indonesia Menjadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia 2020
PAN: Pro-Jokowi di Sumsel Bukan Kader, Keterlaluan Bohongnya!, DPW Sumsel Tempuh Jalur Hukum
BPN Prabowo-Sandi: Alhamdulillah, Biang Fitnah Sudah Dukung Jokowi
Kapendam Jaya Mengapresiasi Polisi Cepat Menangkap Pelaku Penganiayaan Anggota TNI
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Tim Siber Bareskrim Polri Menangkap 3 Pelaku Pembobol Kartu ATM Mencapai Rp 2,5 Miliar
Fahri Hamzah Dukung Pansus Tercecernya KTP-el
SAPDA5 Laporkan Hasto ke Bawaslu RI, Diduga Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Lakukan Black Campaign
Inilah 3 Orang DPO Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI di Ciracas, Jakarta Timur
Diduga Kasus Tambang di Bukit Soeharto, Kejati Kaltim Geledah Kantor PT Kaltim Batu Manunggal
Kapolda Metro Jaya Memerintahkan untuk Ungkap Pelaku Anarkis di Polsek Ciracas
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]