Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
F1
Ferrari Tundukkan 2 Mercedes, Vettel Juara GP F1 Bahrain
2017-04-17 08:28:45

Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel, mengangkat trofi.(Foto: Istimewa)
BAHRAIN, Berita HUKUM - Pebalap tim Ferrari, Sebastian Vettel, berhasil menaklukkan dua saingannya dari tim Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, untuk menjadi juara Grand Prix seri ketiga 2017 di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Minggu (16/4).

Sebastian Vettel menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 jam 33 menit 53,374 detik, tepat berada di depan Lewis Hamilton yang finis di posisi kedua dengan selisih enam detik dan mengungguli Bottas dengan selisih 20 detik di posisi ketiga.

Kemenangan Vettel mengembalikan kejayaan Ferrari di Bahrain yang terakhir kali memenangkan balapan di Sakhir pada 2010 saat Fernando Alonso menjadi yang tercepat. Di sisi lain, kegagalan Hamilton dan Bottas memutus catatan Mercedes yang selalu menjadi juara sejak 2014.

Awalnya Bottas yang memulai lomba dari posisi pole memimpin jalannya balapan di depan Vettel dan Hamilton yang turun ke posisi ketiga. Vettel mengambil alih posisi terdepan dari Bottas pada lap ke-17 sedangkan Hamilton menempati posisi ketiga.

Vettel terus memimpin saat Hamilton merebut posisi kedua dari Bottas pada lap ke-41. Namun selisih waktu yang cukup jauh membuat Hamilton harus merelakan gelar juara GP Bahrain diamankan oleh Vettel dengan selisih enam detik pada akhir balapan.

Peringkat kedua di Bahrain dipegang oleh Lewis Hamilton dari Tim Mercedes dengan rekan satu tim Valtteri Bottas merebut juara tiga.

Hasil di Bahrain membuat Vettel tetap berada di posisi puncak klasemen sementara dengan nilai 68, atau selisih tujuh angka dari Hamilton.

Dengan demikian tiga balapan sejauh ini di musim balap 2017 masih didominasi Vettel dan Hamilton.

Dalam awal musim balap di Australia, Vettel yang meraih juara satu disusul oleh Hamilton namun dalam balapan GP Cina di Shanghai, pekan lalu, Hamilton yang menang dengan Vettel di peringkat dua.

Banyak yang memperkirakan balapan tahun ini akan diwarnai persaingan ketat antara Vettel -yang sudah meraih dunia F1 sampai empat kali- dan Hamilton -yang sejauh ini merebut tiga kali juara dunia F1.

Di Bahrain, persaingan keduanya dimulai sejak start ketika Vettel berhasil mendahului Hamilton, yang sempat memimpin kembali setelah Vettel masuk ke pit dan Bottas diminta Tim Mercedes agar memberi jalan kepada rekan satu timnya.

Vettel berhasil mendahului Hamilton pada saat start di Bahrain.
Namun Vettel kembali memimpin ketika giliran Hamilton yang masuk pit.

Peluang Hamilton untuk mengejar Vettel tampaknya semakin mengecil setelah dia mendapat hukuman lima detik karena menghalangi Daniel Ricciardo masuk ke pit dengan memperlambat mobilnya.

Balapan berikut akan digelar di Rusia pada 30 April mendatang.(BBC/Antara/bh/sya)


Share : Facebook |

 
Berita Terkait F1
Ferrari Tundukkan 2 Mercedes, Vettel Juara GP F1 Bahrain
Rio Minta Dukungan Masyarakat Indonesia, Rio Haryanto Bisa Dibidik Negara Lain
FIA Setuju Kembali ke Format Lama 2015 Kualifikasi F1
Lewis Hamilton Juara Dunia Formula I Kedua Kalinya
Dua Tim F1 Bangkrut dalam Waktu Beberapa Hari
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Menhan Saksikan Demo Terbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PPTA) Karya Anak Bangsa
Pansus RUU Terorisme dan Pemerintah Sepakati Pasal Penyadapan, Harus Perhatikan HAM
Krisis Garam Terjadi Karena Kesalahan Manajemen KKP
MK: PK Perdata Hanya Sekali
Setelah Kemenkeu Salurkan Pembiayaan Rp 1,5 Triliun, Kini PBNU Dapat Lahan 10.000 Ha dari Kementan
Kasus Yerusalem: Palestina Tetap Bekukan Hubungan dengan Israel
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Menhan Saksikan Demo Terbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PPTA) Karya Anak Bangsa
Krisis Garam Terjadi Karena Kesalahan Manajemen KKP
Hentikan Peradilan Sesat KPK
Diduga Memeras Tersangka Kasus KONI, Kajari Bontang Budi Setyadi Dilaporkan ke Kejagung
Prof Dr Yusril Ihza Mahendra: Presiden Sudah Bisa Kena Impeachment
Presiden Jokowi Berikan Pembekalan 728 Capaja TNI dan Polri Tahun 2017
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]