Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Tilang Elektronik
Ditlantas Polda Metro Jaya Telah Melakukan Tilang Elektronik, Sebanyak 193 Kenderaan Diblokir
2018-12-07 16:57:27

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf.(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ditlantas Polda Metro Jaya telah melakukan tilang elektronik dengan sistem electronic traffic law enforcement atau E-TLE selama 36 hari, dari 1 November - 6 Desember 2018. Sebanyak 193 kenderaan diblokir.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan, sistem itu mengandalkan kamera CCTV berteknologi canggih yang dipasang di Jalan Medan Merdeka dan Jalan Thamrin.

"Dari 2 lokasi yang terpasang ETLE terjaring 2.581 pelanggaran. Di Jalan Medan Merdeka 586 pelanggaran dan Jalan Thamrim 1.995 pelangar," jelas Kombes Yusuf dalam keterangan tertulis, Jumat (7/12).

Kendaraan diblokir apabila tak melakukan tahapan-tahapan dalam sistem tilang elektronik setelah pengendara tersebut melakukan pelanggaran.

Tahapan-tahapan dalam sistem tilang elektronik ini yaitu 3 hari untuk proses konfirmasi, 7 hari untuk proses klarifikasi, dan 7 hari untuk menyelesaikan denda tilang.

"Kami dari pihak lantas konsisten menerapkan peraturan, bagi pelanggar ETLE yang tidak membayar denda akan di blokir," tegasnya.

Jumlah pelanggar yang telah terkonfirmasi sebanyak 679 kenderaan. Sedangkan yang sudah membayar denda tilang sebanyak 439 pemilik kenderaan.

Bagi pelanggar yang terkirim ke penggadilan dan menerima amar putusan dari penggadilan berjumlah 258 pemilik kenderaan.

Penerapan tilang ETLE dilakukan setelah Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan uji coba selama bulan Oktober 2018.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Tilang Elektronik
Ditlantas Polda Metro Jaya Telah Melakukan Tilang Elektronik, Sebanyak 193 Kenderaan Diblokir
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya
Korban Aksi 21/22 Mei, Anies Baswedan: Enam Orang Meninggal Dunia
FPI: Ada Pihak Ketiga Yang Ingin Mengadu Domba
Bawaslu Diimbau Beri Laporan Evaluasi
Fadli Zon Luncurkan Buku 'Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy'
Komisi III Tolak Keempat Calon Hakim Agung
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang
Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]