Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Pertamina
Dirut Pertamina Dicecar Pertanyaan dan Kritik Komisi VI
2017-04-13 10:11:53

Tampak suasana saat rapat Komisi VI dengan Pertamina di Ruang Sidang Komisi VI, Nusantara I, Rabu (12/4).(Foto: Runi/od)
JAKARTA, Berita HUKUM - Meskipun Direktur Utama PT Pertamina Elia Massa Manik baru dilantik pada 16 Maret 2017 lalu, tapi pada rapat pertama dengan Komisi VI sudah dicecar dengan berbagai macam kritik dan pertanyaan. Wakil Ketua Komisi VI Azam Azman Natawijana yang memimpin rapat mempertanyakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Pertamina yang mengatur tentang jabatan Wakil Direktur Pertamina.

Selain itu saat rapat pada 23 Februari, antara Komisi VI dengan Pertamina, yang pada waktu itu Pertamina masih dipimpin oleh Plt Dirut Yenni Andayani, Komisi VI meminta dokumen-dokumen, namun sudah 66 hari kerja sampai rapat saat ini dokumen tersebut belum diserahkan kepada Komisi VI. Beberapa Pimpinan dan Anggota Komisi VI menyayangkan itu.

"Sudah 66 hari dokumen tidak diberikan. Antara PLT dengan kita, ada masalah apa Bapak sembunyikan dengan dokumen ini. Ini yang kami pertanyakan. Kenapa disembunyikan, ketakutan apa Pertamina pada sidang itu," tanya Azam saat Rapat Dengar Pendapat yang juga dihadiri Deputi Bidang Usaha Energi Logistik Kementerian BUMN, di Ruang Sidang Komisi VI, Nusantara I, Rabu (12/4).

Padahal dalam peraturan tata tertib DPR yang diatur dalam Undang-undang MD3 keputusan rapat kerja komisi atau rapat kerja gabungan komisi bersifat mengikat antara DPR dengan pemerintah.

Pertanyaan senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VI Inas Nasrullah Zubir dan Bowo Sidik Pangarso. "Kita minta keseriusan Pak Deputi, kenapa sampai 66 hari, Bapak hendak serius, tolong dijelaskan dulu kenapa terlambat?" tanya Bowo.(eko,mp/DPR/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Pertamina
Jokowi Jangan Hanya Mikirkan Mengganti Kabinet Saja, Dirut Pertamina Harus Dicopot Juga !
Pratek Pungli dan Suap Dituding Marak di Pemasaran Retail Gas Domestik, LPG Pertamina
Komisi VI Soroti Mekanisme BBM Satu Harga
Polisi Menangkap 5 Tersangka Perampas 2 Truk Tangki Pertamina untuk Demo di Monas
Pemerintah Indonesia Harus Sikapi Mahalnya Harga Avtur
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Amien Rais Diperiksa sebagai Saksi terkait Kasus Dugaan Makar Eggi Sudjana
Komisi V Tinjau Kesiapan Pemerintah Antisipasi Mudik Lebaran
Muhammadiyah Kecam Aksi Unjuk Rasa 21-22 Mei yang Berujung Rusuh
Ciptakan Generasi Berkarakter Islam MIN 1 Gelar Pesantren Kilat
Dana BOS Triwulan ke II 2019 Sudah Cair untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Untitled Document

  Berita Utama >
   
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]