Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Polri
Dirlantas PMJ Kombes Yusuf Mendorong Mobil Mogok Guna Kelancaran Lalu Lintas
2018-06-13 13:26:55

JAKARTA, Berita HUKUM - Berdasarkan cuitan akun TMC Polda Metro Jaya di Twitter. Tampak dalam foto yang diunggah akun tersebut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf sedang membantu mendorong mobil yang mogok di kawasan Tol Cikampek, Selasa (12/6).

"Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf bantu kendaraan masyarakat yg mengalami gangguan mesin di Km 36 Tol Jakarta-Cikampek," kicau akun @TMCPoldaMetro.

Dalam foto itu, terlihat Dirlantas mengenakan seragam serta atribut lengkap sambil mendorong mobil berwarna hitam yang mogok di tengah jalan tol tersebut.

Cuitan ini pun mendapat reaksi positif dari salah seorang warganet pengguna Twitter. "Semangat bapak polisi!! Gak kalah sm yg di 86 ini mah," balas akun @sipitxx.

Di tempat terpisah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berbenah memperbaiki jalan jelang momen arus mudik Lebaran 2018. Salah satu rute mudik yang giat dipersiapkan adalah jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono turut mempromosikan ruas jalan nasional sepanjang 1.405 kilometer (km), yang menghubungkan Kabupaten Pandeglang, Banten, di ujung barat pulau, hingga Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, di ujung timurnya.

Menurutnya, jalur itu layak dipakai para pemudik lantaran kondisi jalan sudah terbangun dengan baik. Selain itu, pemudik juga bisa sekalian piknik sebab Pansela menawarkan banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

"Kami sudah mengecek Pansela, sangat bagus dan di sana juga banyak sekali destinasi wisata. Di samping memperlancar atau jadi alternatif jalur mudik, kita juga bisa menikmati destinasi wisata di Pantai Selatan Jawa," ungkapnya.

Mengacu data Kementerian PUPR, setidaknya ada sekitar 36 objek wisata pantai di sepanjang jalur selatan. Dari jumlah tersebut, beberapa yang telah terkenal di antaranya Pantai Congot, Pandansimo, Parangtritis, Soge, Laguna Glagah, Kwaru, dan Bantul.

Selain itu, saat ini sudah banyak hotel dan tempat peristirahatan di Pansela yang lebih murah dibanding di kawasan Pantai Utara (Pantura). Tidak hanya itu, lalu lintas di jalur selatan pun cenderung lebih sepi, serta punya pemandangan indah dan banyak tempat wisata.

Terkait kondisi ruas, jalur yang memiliki lebar jalan 5-7 meter tersebut sudah tersambung baik di empat provinsi, yakni dari Banten-Jawa Barat-Jawa Tengah-Yogyakarta.

Menteri Basuki menegaskan, pengerjaan akan terus dikejar demi menyelesaikan sebagian jalur Pansela yang belum tersambung utuh, yakni dari Trenggalek-Tulung Agung-Malang-Banyuwangi.

"Jalur Pansela sudah bagus dari Banten sampai Yogyakarta, hanya sedikit di Kebumen ada ruas yang belum dilebarkan dan akan dikerjakan tahun ini. Selanjutnya dari Yogyakarta hingga Ponorogo, beberapa waktu lalu saya lewati, jalannya sudah cukup lebar," tandasnya.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Polri
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Masyarakat Harus Lihat Peluang Baik dalam Penggunaan Teknologi Informasi
Komisi VIII Dorong Bantuan Korban Bencana Sulteng Cepat Tersalurkan
Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta
Diduga Peluru Nyasar, Wenny Warow Serahkan Penyelidikan pada Polisi
Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana
Sederet Artis, Bintang Radio Jateng Siap Meriahkan Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku di Semarang
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta
Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana
Poyuono: Analogi RS Ibarat Orang Bakar Ban Mobil Berteriak Rumahnya Kebakaran
Ditlantas Polda Metro Jaya Sosialisasi Sistem E-TLE dengan Pembagian Brosur dan Pembentangan Spanduk
Jiwasraya Tunda Bayar Klaim Nasabah Menunjukkan Pengelolaan BUMN yang Buruk Selama Ini
Bawaslu Temukan Dugaan Pelanggaran Kampanye Caleg Pendukung Jokowi-Ma"ruf
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]