Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Muhammadiyah
Din: Indonesia Sedang Mengalami Deviasi Distorsi dan Disorientasi terhadap UUD 45
2017-12-07 11:09:15

SURAKARTA, Berita HUKUM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meresmikan masjid Hj Sudalmiyah Rais bertempat di komplek gedung UMS, Minggu (3/12).

Kegiatan tersebut diringkas dengan tabligh akbar yang dihadiri oleh segenap keluarga besar Ibu Sudalmiyah Rais diantaranya Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 1995-2000 Amien Rais, Ketua PP Muhammadiyah Dahlan Rais, Rozak Rais dan sanak keluarga lainnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir juga Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005-2010 dan 2010-2015 Din Syamsuddin, dan juga Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas.

Dalam sambutannya Din menyampaikan kekagumannya terhadap Masjid Sudalmiyah Rais ini. Din berharap kedepannya masjid ini dapat menjadi pusat peribadatan dan sekaligus sebagai pencerahan umat Islam dan bangsa.

Terlepas dari hal itu, Din juga mengatakan bahwa negara Indonesia sedang mengalami deviasi, distorsi, dan disorientasi menyimpang dan menyeleweng dari UUD 45.

"Yang lebih bahaya lagi adanya penggelepan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang menggelapkan, sedangkan Muhammadiyah selama ini sedang berusaha mencerahkan," ujar Din.

Hal tersebut menurutnya tinggal bagaimana umat Islam dan Muhammadiyah menghadapinya karena kondisi tersebut membuat ummat Islam menjadi tertuduh, terpuruk, dan tertekan. "Pesan saya ada dua hal, kita janganlah bersikap inferior, bersikap tertutup, dan kehilangan kepercayaan diri, janganlah gamang gusar dan yakin Al-Islam akan memberi jalan, " jelasnya.

Namun, lanjut dia, hal itu saja tidak cukup. Untuk menghadapi banteng perlawanan itu kita perlu menggunakan strategi, tidak hanya sekedar berteriak saja. Maka kita perlu siapkan strateginya menghadapi kegelapan itu.

Din menjelaskan Muhammadiyah harus lebih peka terhadap kasus pendustaan agama. Menurutnya, memang Al-Islam, Al-Quran, dan Nabi Muhammad SAW tidak akan terkurangi nilainya meski sebanyak apapun penistanya namun, kita harus tetap bergerak.

Ia juga berpesan agar umat Islam terus bersikap baik dan menyuarakan kebenaran karena itu adalah hal yang sah, baik, dan bersifat komplementer. "Maka masuklah dalam kekuasaan politik lewat cara dan pintu-pintu yang berbeda," tutupnya.(Syifa/muhammadiyah/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Muhammadiyah
Milad 54 Tahun IMM Teguhkan Nalar Gerakan untuk Indonesia Berkeadilan
Berikut Ini Hasil Kongres Ulama Muda Muhammadiyah
Haedar: Akhlakul Karimah Jangan Hanya Sebatas Formalitas
Sampaikan Rasa Sayang Kepada MK, AMM Kirim 'Surat Cinta'
KIP Pusat Bangun Sinergitas Keterbukaan Informasi dengan PP Muhammadiyah
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
TNI Gadungan Ditangkap karena Tipu Gadis Jutaan Rupiah
Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP
Forum Jurnalis Muslim Bakal Latih Relawan MRI se-Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Dilaporkan ke Polda Metro atas Penutupan Jalan Jatibaru Tanah Abang
Pencarian dan Evakuasi Korban Longsor Brebes Terus Dilakukan Tim SAR Gabungan
BNPB Anugerahi Penghargaan BPBD Terbaik
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP
Yusril Ihza Mahendra: PBB Siap Hadapi Sidang Bawaslu, Jumat 23 Feb 2018
Fahri Hamzah: Masyarakat Tak Perlu Takut Kritik DPR
DPR Minta Freeport Penuhi Kewajiban Divestasi dan Patuhi Kesepakatan
Pemerintah Hentikan Sementara Seluruh Pekerjaan Konstruksi Layang
Tommy Soeharto Kritik Pemerintahan Jokowi Soal Utang Membengkak
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]