Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Diduga Sebagai Bandar 1 Kg Sabu, Ridwan Ditembak Polisi
2017-08-24 13:34:42

Tampak Tersangka A Ridwan, ketika sedang betada di ruang UGD yang dikawan anggota Polisi. (Foto: BH /gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Aparat Kepolisian Polresta Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) menembak seorang warga yang diketahui bernama Ahmad Ridwan (45) warga Pangeran Suryanata Samarinda yang diduga sebagai pemilik 1 kg sabu yang berusaha melarikan diri ketika dilakukan penangkapan guna pengembangan dilapangan.

Informasi yang berhasil dihimpun pewarta, tersangka Ahmad Ridwan, warga Jl RE Martadinata, Samarinda diketahui memiliki barang haram narkoba jenis sabu seberat 1 Kg dan di tangkap aparat kepolisian Polres Samarinda, Rabu (23/8) malam.

Tersangka setelah diamankan dan dilakukan pengembangan di Perumahan Bumi Sempaja Samarinda, tersangka berusaha melarikan diri sehingga terpaksa polisi melepaskan tembakan dan mwngenai pantat sebelah kiri hingga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Abdul Wahab Syahrani untuk mendapatkan pertolongan.

Pantauan pewarta BeritaHUKUM. di RSU AW Syahrani Rabu (23/8) sekitar pukul 23.00 Wita, tersangka menjalani perawatan di UGD yang di kawal bebetapa anggota polisi lengkap bersenjata.

Salah seorang petugas Rumah Sakit dibagian pelayan pasien di konfirmasi pewarta mengatakan, pasien seorang laki laki bernama A Ridwan, usia 45 tahun, warga jalan RE Martadinata Samarinda, korban menderita luka tembak oleh polisi di bagian pantat sebelah kiri, jelasnya.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait tertembaknya A Ridwan dalam hal ini Poltesta Samarinda. Ketika pewarta hendak mengambil gambar oleh petugas kepolisian yang meminta pewatya untuk tidak mengambil gambar karena adanya perintah atasan.(bh/gaj)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Narkoba
Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi
Polres Jakarta Barat Mengungkap dan Memusnahkan Berbagai Jenis Narkoba
Berkas Pretty Asmara Dinyatakan Lengkap, Dilimpahkan ke Kejati DKI
Bakamla RI Bersama BNN Bersinergi Lawan Narkoba
Berkas Kasus Narkoba Artis Pretty Asmara Telah Dinyatakan P-21 oleh Kejati DKI Jakarta
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Mintarsih A. Latief Laporkan Majelis Hakim PN Jaksel ke Bawas MA
Budi Waseso Diminta Turun Gunung ke Pilkada Jateng, Relawan Pendukung Terbentuk
Komisi IX DPR Dalami Problem Defisit BPJS Kesehatan
Pemerintah Diingatkan untuk Tak Main-main dengan KTP-El
Panglima TNI: Sampai Kapanpun TNI Tidak Pernah Melupakan Para Pejuang dan Senior
Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polri dan Bea Cukai Membongkar Penyelundupan 600.000 Butir Pil Ekstasi
Setelah 37 Tahun Berkuasa, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Mundur
Dipindahkan dari RSCM ke Rutan KPK, Setnov Pakai Rompi Orange dan Kursi Roda
Gubernur DKI Jakarta Gelar Apel Operasi Siaga Ibukota
Kasau: Indonesia Jaya Expo 2017 Kenalkan TNI AU Lebih Dekat dengan Masyarakat
Forum Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Tolak Reklamasi Selamanya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]