Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres
Dicuekin SBY, TGB Dukung Jokowi 2 Periode Hingga Pendukung Kecewa
2018-07-06 14:59:52

Ilustrasi.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Suhu politik di tanah air terus meningkat, pasca semakin dekatnya penentuan siapa saja yang bakal bertarung dalam Pilpres 2019 yang tak sampai setahun lagi.

Bakal calon presiden semakin terlihat agresif melakukan berbagai pertemuan yang sarat kepentingan Pilpres 2019, guna melakukan konsolidasi demi meraup berbagai dukungan dari banyak pihak.

Demikian juga nama-nama yang disebut bakal menjadi calon wakil presiden tak kalah giatnya, unjuk gigi dengan aneka manuver politik dan sudah terkesan memang berambisi.

Bahkan, Tuan Guru Bajang atau akrab dikenal dengan singkatan TGB (Muhammad Zainul Majdi) tiba-tiba secara mengejutkan dan terang benderang mengungkapkan presiden Joko Widodo (Jokowi) nantinya layak untuk menjabat kembali, atau layak dua periode menjadi presiden.

Sehingga kader partai Demokrat yang selama dua periode menjabat sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) itu menuai berbagai reaksi. Pasalnya diketahui massa pendukung TGB mayoritas adalah anti Jokowi.

Hal ini bisa terlihat diantaranya dari berbagai media sosial, simpatisan TGB adalah yang kerap kali secara keras, satire dan frontal mengkritik pemerintah Jokowi - JK yang disebut penuh masalah dari soal tenaga kerja kasar asing, PKI, hutang menggunung serta berbagai kritikan tajam lainnya.

Tidak hanya itu, dari hasil penelusuran, para simpatisan ahli tafsir lulusan dengan predikat Jayyid Jiddan atau Cum Laude dari Al Azhar, Kairo, Mesir ini berada dibarisan 2019 Ganti Presiden. Nampak dari berbagai postingan dan komentar akun-akun resmi pendukung, bernada kecewa.

Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno saat dihubungi mengatakan TGB memang kader Demokrat terbaik. Namun mantan presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) cuek dengan potensi yang dimiliki TGB.

"Sikap politik putar haluan TGB paling mungkin bisa dibaca karena Demorkrat tak pernah memberikan 'pintu surga' soal pencapresan TGB di 2019. Meski sudah melakukan safari politik, namun karpet merah pencapresan nyatanya hanya untuk sang putra mahkota cikeas, AHY. TGB nyaris tak pernah ditanggapi," ujar Adi, Kamis (5/7).

Adi mengakui sikap TGB mendukung Jokowi adalah hal yang mengejutkan

"Sikap TGB yang mendukung Jokowi tentu sangat mengejutkan, karena selama ini TGB dianggap representasi umat Islam 212 yang posisinya berhadapan dengan pemerintah. Pasti ada sesuatu yang di luar nalar rakyat biasa," bebernya.

Lanjutnya lagi, "Tentu dukungan TGB ke Jokowi sangat merugikan Demokrat karena TGB merupakan sosok populis di Indoensia timur, khususnya di NTB cukup mengakar. Ini pukulan telak bagi partai merci," pungkas Adi.(bh/mdb)

Share : |

 
Berita Terkait Pilpres
Poster Jokowi Raja, Pasang Sendiri, Gaduh Sendiri, Copot Sendiri Lalu Tak Sudi Salahkan Diri
Diduga 'Merugikan' Capres Prabowo, Bupati Boyolali Dilaporkan ke Bawaslu RI
Survei IDM: Faktor Ekonomi Membuat Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Melorot
Deklarasi Jangkar-PAS Optimis Capai 33 Juta Relawan Dukung Prabowo - Sandi
KOBO1: Koalisi Buruh 01 Deklarasi Medukung Jokowi - Ma'ruf
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Dua Pelaku Pembunuhan Pemandu Karoke Tiba di Polres Metro Jakarta Selatan
Fadli Zon Nilai Data Pertanian Masih Kurang dan Lemah
Ketua DPR Imbau Pemerintah Tinjau Ulang Paket Kebijakan Ekonomi XVI
Fahri Hamzah Kritisi Sikap BIN Publikasikan 50 Penyebar Paham Radikal
Baiq Nuril Yakin Upaya PK Bakal Dikabulkan Mahkamah Agung
Panglima TNI Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Ketua DPR Imbau Pemerintah Tinjau Ulang Paket Kebijakan Ekonomi XVI
Jasa Raharja Serahkan Santunan Kepada 100 Ahli Waris Penumpang Pesawat Lion Air JT-610
Saksi Ahli: Peraturan Dewan Pers Melanggar Undang-Undang Pers
Polisi Melakukan 37 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di TKP Pondok Melati Bekasi
Polisi Bekuk Premanisme di Diskotik Bandara yang Mengakibatkan 2 Korban Tewas
Sekber Pers Indonesia: Tangkap Pelaku Pembunuh Wartawan Dufi!
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]