Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Hoax
Deklarasikan Pemilu Damai, JAI Tenjowaringin Tasikmalaya Sepakat Tangkal Hoaks
2019-02-17 21:19:57

Doa bersama bertajuk 'Untuk Sukses Tanpa Ekses Pilpres/Pileg 2019' sekaligus deklarasi Pemilu damai 2019 di Masjid Baitur Rahim, Tenjowaringin, Tasikmalaya, Minggu (17/2).(Foto: BH /mos)
TASIKMALAYA, Berita HUKUM - Dianggap sebagai sebuah hal yang harus dihindari, Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) wilayah Tenjowaringin, Tasikmalaya, sepakat untuk menolak serta menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks.

Hal tersebut juga merupakan bentuk dan upaya dalam mendukung berlangsungnya Pemilihan Umum 2019 yang aman, damai dan lancar.

Demikian disampaikan Ketua pengurus JAI wilayah Tenjowarigin, Tasikmalaya, Ustadz Dodi Kurniawan di sela-sela acara doa bersama bertajuk 'Untuk Sukses Tanpa Ekses Pilpres/Pileg 2019' sekaligus deklarasi Pemilu damai 2019 di Masjid Baitur Rahim, Tenjowaringin, Tasikmalaya, Minggu (17/2).

"Kami warga JAI Tenjowarigin menyatakan siap mensukseskan pemilu damai 2019 yang sukses tanpa ekses dan menolak segala bentuk penyebaran berita bohong atau hoaks," kata Dodi.

Hoaks sendiri, lanjut dia, ialah sarat dengan dampak-dampak yang dapat menuai pertikaian di masyarakat. "Hoaks itu bertentangan dengan nilai-nilai luhur pendidikan. Hoaks itu mengadu domba. Hoaks sangat berpotensi menimbulkan disintegrasi setidaknya pertikaian antar kelompok bahkan pertikaian yang lebih besar lagi. Itu makanya alasan kita menolak segala bentuk hoaks," paparnya.

Oleh karena itu, pihaknya sangat menyambut baik jika berlangsungnya pesta demokrasi lima tahunan itu tanpa adanya peredaran hoaks.

"Ini sebagai bukti kecintaan kami kepada tanah air sekaligus perwujudan dari rasa syukur kita atas diberikan karunia untuk tinggal di NKRI. Saya kira itu yang menjadi latar belakang kita melaksanakan deklarasi untuk mendukung pemilu damai. Bagi JAI tentu saja bila pemilu berjalan sesuai ketentuan itu bagi kami suatu kebanggaan," ucapnya.

Dodi menambahkan, disisi lain pihaknya juga mewaspadai adanya sikap-sikap yang bertentangan dengan paham toleransi diantara umat beragama.

"Intoleransi adalah ketidaksiapan untuk hidup berdampingan, untuk menerima adanya eksistensi dari sesama kita dan hal itu yang merupakan paling berbahaya. Itu akan membuat terpecah belah," pungkasnya (bh/mos)

Share : |

 
Berita Terkait Hoax
Begini Tuduhan Cawapres Maruf Amin yang Bikin Warga Banten Sakit Hati
Soal 'Relawan Pepes', Boni Hargens: Ini Tidak Boleh Dianggap Remeh
Terkait Berita Jan Ethes, HNW: Saya Melawan Hoax Secara Konstitusional
Polisi Melimpahkan Tersangka Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Ke Kejaksaan Agung
Ketum PPP: Serangan Jokowi Ke Prabowo Bisa Dipidanakan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Sandiaga Uno Dicurhati Soal Listrik, Rentenir Hingga Impor di Muncar Banyuwangi
Polisi Menangkap 9 Tersangka Sindikat Pemalsu Materai yang Dijual Online
HUT Lampung Ke-55, Rahmat Mirzani Djausal: Saatnya Fokus Pembangunan Sumber Daya Manusia
Mengurai Sejarah Pemberantasan Korupsi di Indonesia
Ketua MPR: Mari Ciptakan Pemilu yang Damai dan Menggembirakan
Krisis Politik Awali Konflik di Negara Muslim
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polisi Menangkap 9 Tersangka Sindikat Pemalsu Materai yang Dijual Online
KPK Tetapkan 3 Tersangka Dalam Kasus Suap Seleksi Jabatan di Lingkungan Kementerian Agama
Tunjukkan Solidaritas, Lampu JPO GBK Visualkan Warna Bendera Selandia Baru
KPK Akhinya Tetapkan Ketum PPP Romahurmuziy Tersangka
Prabowo: Tugas sebagai Pemimpin Tidak Sulit, Asalkan Gunakan Akal Sehatmu dan Cintai Rakyatmu
Polisi Mengungkap Jaringan Narkoba Shabu Riau-Jakarta-Bandung dengan 6 Tersangka
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]