Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres
Deklarasi Melati Putih Indonesia Mendukung Pasangan Prabowo - Sandi #2019PAS
2018-09-14 16:34:31

Tampak suasana acara Deklarasi Melati Putih Indonesia Mendukung Pasangan Prabowo - Sandi.(Foto: BH /mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Relawan Melati Putih Indonesia (MPI) menggelar deklarasi untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno (PAS) di Pemilihan Presiden (Pilpres) Republik Indonesia pada, Rabu 17 April 2019 mendatang. Deklarasi tersebut digelar di kediaman Djoko Santoso di Bambu Apus, Jakarta Timur pada, Jumat (14/9).

Acara deklarasi tersebut dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Ibu Pertiwi. Tampak acara ini dihadiri oleh Ketua Timses Prabowo - Sandi yakni Jenderal TNI (Pur) Djoko Santoso. politisi Eggy Sudjana, dan budayawan Ridwan Saidi serta Buni Yani.

Vivi Susanti, ketum MPI mengatakan, perkumpulan yang mayoritas beranggotakan perempuan dan emak-emak ini dibuat sebagai wadah untuk menyamakan sudut pandang dukungan kepada Prabowo - Sandi. Sehingga dapat memenangkan Prabowo - Sandi di Pilpres 2019.

"Ini deklarasi sebagai wadah bagi masyarakat untuk persamaan pandangan terhadap keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta pandangan pilihan dan siap memenangkan Prabowo dan Sandiaga Uno," ucap Vivi saat sambutan, Jumat (14/9).

"Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi harapan kita bersama, sambungnya, pada acara Deklarasi Melati Putih Indonesia mendukung Prabowo-Sandi dihadiri ratusan relawan.

Sementara, Djoko Santoso yang merupakan Dewan Pembina MPI, mengapresiasi deklarasi. Dalam sambutannya, menegaskan Prabowo merupakan calon pemimpin bangsa Indonesia yang bisa dipercaya.

"Pertama saya menyampaikan hormat dan apresisasi, terima kasih atas deklarasi ibu-ibu telah mendukung Prabowo - Sandi. Saya kenal Pak Prabowo sejak tahun 1972 kira-kira 40 tahun lebih, menurut saya beliau adalah orang yang bisa dipercaya," jelas Djoko.(bh/mnd)

Share : |

 
Berita Terkait Pilpres
Kaku dan Kurang Menarik, Format Debat Pilpres Berikutnya Harus Dievaluasi
Jelang Debat Perdana Pilpres 2019 Digelar KPU, PMJ Menyiapkan 4 Lapis Penjagaan
Cawapres Ma'ruf Amin Tidak Kebagian Kursi
Tausiyah KH Ma'ruf Amin: NKRI adalah Harga Mati
Penguatan GN Militan PADI, #RebutParlemen dan #MenangkanPresiden
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kaku dan Kurang Menarik, Format Debat Pilpres Berikutnya Harus Dievaluasi
Gerindra Ungkap Paradoks Kebijakan Pangan Rezim Jokowi
Raih Piala Adipura, Benny Tatung Apresiasi Kerja Keras Pemerintah Musi Banyuasin Wujudkan Sustainable City
Pemilu 2019 Tak Boleh Timbulkan Luka
GARBI: Divestasi Freeport, Indonesia Diakali McMoran dan Rio Tinto?
BNPT Adakan Raker dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2019
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kaku dan Kurang Menarik, Format Debat Pilpres Berikutnya Harus Dievaluasi
GARBI: Divestasi Freeport, Indonesia Diakali McMoran dan Rio Tinto?
BNPT Adakan Raker dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2019
Jelang Debat Perdana Pilpres 2019 Digelar KPU, PMJ Menyiapkan 4 Lapis Penjagaan
Menteri Agama: Pentingnya Jaminan Produk Halal Bagi Konsumen Muslim
Ditresnarkoba PMJ Menangkap 4 Tersangka Kasus Narkotika dengan 2,3 Kg Shabu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]