Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Kaur
Dari Tahun Ke Tahun Jalan Rusak Terus Mengancam Warga Kinal
2018-12-08 15:07:12

Tampak kondisi jalan yang rusak parah di Jl. Semidang Gumay, Kinal kabupaten Kaur provinsi Bengkulu.(Foto: BH /aty)
KAUR, Berit HUKUM - Sudah puluhan tahun Jl. Semidang Gumay, Kinal yang menuju kecamatan Kinal kabupaten Kaur, Bengkulu jalannya rusak parah, bahkan menjadi penyebab terjadinya kecelakaan tunggal bagi pengguna jalan Provinsi tersebut.

Menurut warga kecamatan Kinal, Adi Candra mengatakan bahwa, sudah puluhan tahun jalan rusak menuju kecamatan Kinal tak kunjung diperbaiki, hingga tahun ini 2018.

"Akibat jalan rusak parah tersebut, menyebabkan pemicu pengguna jalan seperti sepeda motor sering terjadi kecelakaan tunggal di lokasi jalan berlobang dan banyak genangan air yang sulit di keringkan," ujar Adi, Jumat (7/12).

Adi Candra menambahkan, jalan yang terletak di desa Bungamelur ini, sangat menakutkan bagi warga kecamatan Kinal bila terus menerus tidak mendapatkan perhatin dari pemerintah provinsi Bengkulu.

Mulai dari pemicu kecelakaan tunggal, kecelakaan berlawanan bahkan yang sempat masyarakat menjadi teresolir akibat seringnya rawan longsor terjadi, yang sampai menutupi semua badan jalan. Akhirnya, arus jalan menuju kecamatan Kinal putus total," ungkap Adicandar, yang kesehariannya selalu melewati di lokasi jalan rusak dan rawan longsor tersebut, sebagai pedang kelontong dan gas elpiji.

Sementara Mau warga Desa Bungamelur kecamatan Semidang Gumay, yang rumahnya berhadapan langsung dengan jalan yang banyak berlobang dan rawan longsor ini. "Sangat prihatan terhadap lambannya Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam memperihatinkan jalan di lokasi saat ini, yang sudah sering menelan korban kecelakaan tunggal, akibat jalan berlobang di sekitar ini yang mencapai sepanjang 3 km," jelas Mau.

Mau juga menambahkan bila pemerintah tidak segera memperbaiki jalan rusak dan rawan longsor ini, dikhawatirkan akan semakin sering masyarakat pengguna jalan ini mengalami kecelakaan yang lebih parah lagi. "Mengingat kondisi jalan semakin hari semakin rusak parah," pungkas Mau.(bh/aty)

Share : |

 
Berita Terkait Kaur
Dari Tahun Ke Tahun Jalan Rusak Terus Mengancam Warga Kinal
Rapat Paripurna DPRD Kaur Menyetujui 7 Raperda Tahun 2018
Peresmian Pom Bensin/ SPBU Baru di Desa Aur Ringit, Tanjung Kemuning, Kaur
Tingkatkan Mutu Air Bersih PDAM Kaur Pasang Pipa Sepanjang 110 Meter
KPUD Kaur Perpanjangan Masa Kerja PPK dan PPS
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kaku dan Kurang Menarik, Format Debat Pilpres Berikutnya Harus Dievaluasi
Gerindra Ungkap Paradoks Kebijakan Pangan Rezim Jokowi
Raih Piala Adipura, Benny Tatung Apresiasi Kerja Keras Pemerintah Musi Banyuasin Wujudkan Sustainable City
Pemilu 2019 Tak Boleh Timbulkan Luka
GARBI: Divestasi Freeport, Indonesia Diakali McMoran dan Rio Tinto?
BNPT Adakan Raker dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2019
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kaku dan Kurang Menarik, Format Debat Pilpres Berikutnya Harus Dievaluasi
GARBI: Divestasi Freeport, Indonesia Diakali McMoran dan Rio Tinto?
BNPT Adakan Raker dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2019
Jelang Debat Perdana Pilpres 2019 Digelar KPU, PMJ Menyiapkan 4 Lapis Penjagaan
Menteri Agama: Pentingnya Jaminan Produk Halal Bagi Konsumen Muslim
Ditresnarkoba PMJ Menangkap 4 Tersangka Kasus Narkotika dengan 2,3 Kg Shabu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]