Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Gempa
Dansatgas Kogasgabpad Tinjau Tempat Pengungsian Warga Lombok Timur
2018-09-18 05:42:45

LOMBOK, Berita HUKUM - Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekontruksi pasca gempa di Lombok Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., didampingi Kasdim 1615/Lotim Mayor Inf Arifianto bersama Wakil Bupati terpilih H. Rumaksi dan Danramil 1615-11/Aikmel mengunjungi warga yang terkena musibah gempa bumi, di tempat pengungsian Desa Briri Jarak, Kecamatan Wanasaba, Kaputen Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Minggu (16/9).

Kedatangan Dansatgas Kogasgabpad Kolonel Inf Farid Makruf beserta rombongan disambut Kepala Desa Briri Jarak Lalu Fauzi dan tokoh agama setempat. Kehadirannya dalam rangka memberikan motivasi dan semangat kepada warga untuk bangkit pasca gempa yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan tersebut, Dansatgas Kogasgabpad memberikan bantuan berupa perkakas kerja yang merupakan sumbangan dari relawan untuk membantu merobohkan dan membersihkan rumah warga yang rusak.

"Manfaatkan perkakas ini sebaik-baiknya, mudah-mudahan dengan perkakas dan perlengkapan kerja sederhana ini, dapat membantu warga membersihkan rumahnya yang rusak," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Briri Jarak Lalu Fauzi atas nama warga mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kolonel Inf Farid Makruf ke tempat pengungsian warga desanya serta sekaligus menyerahkan bantuan perkakas kerja. Menurutnya, alat dan perlengkapan yang diserahkan nantinya akan dibagikan kepada masyarakat untuk bekerja secara bergiliran dengan bergotong royong, sehingga dapat digunakan secara bersama-sama.

"Semoga dengan ada perhatian seperti ini menambah semangat masyarakat untuk bergotong royong membersihkan rumahnya yang rusak, sehingga masyarakat bisa cepat kembali ke rumahnya masing-masing," katanya.

Adapun bantuan perkakas dan perlengkapan kerja yang diberikan berupa 40 set helm plus rompi, palu dengan berbagai ukuran, skop, linggis, alat pahat, kunci inggris, alat pengungkit dan arco.(TNI/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Gempa
Konsisten Dampingi Lombok, Wujud Ta'awun MDMC dan LazisMu untuk Negeri
Tangani Bencana Lion Air, Pemerintah Jangan Lupakan Korban Gempa dan Tsunami
Fahri Hamzah Kritik Birokrasi Penanganan Gempa NTB
Korban Gampa Lombok Harus Tertangani dengan Baik
Dansatgas Kogasgabpad Tinjau Tempat Pengungsian Warga Lombok Timur
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Permasalahan Tumpahan Minyak Montara, Ini Tanggapan Dirjen AHU Kemenkumham
Proyek Fiktif, KPK Tetapkan 2 Pejabat PT Waskita Karya sebagai Tersangka
Ngawur!, Petani Sawit Butuh Solusi Harga Turun, Kok Malah Diminta Tanam Pete Jengkol
Komisi III Dorong Aparat Keamanan Tingkatkan Pengamanan Pemilu 2019
Isu Perlindungan Pekerja Migran Disuarakan Kembali
UU Guru dan Dosen Perlu Perubahan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Permasalahan Tumpahan Minyak Montara, Ini Tanggapan Dirjen AHU Kemenkumham
Ngawur!, Petani Sawit Butuh Solusi Harga Turun, Kok Malah Diminta Tanam Pete Jengkol
Polisi Melakukan 20 Adegan Rekonstruksi Pengeroyokan Anggota TNI oleh Juru Parkir
Demo SP JICT ke BUMN: Kembalikan JICT Koja ke Pangkuan Ibu Pertiwi
Kapolri Tito Karnavian Meminta Seluruh Jajaran Divisi Humas Polri Mendekatkan Diri dengan Media
Gedung Sasono Utomo TMII Akan Menjadi Saksi Sejarah Pembentukan Dewan Pers Independen
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]