Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Capim KPK
DPR Telah Terima Nama Capim KPK
Friday 19 Aug 2011 20:48:26

Priyo Budi Santoso (Foto: Istimewa)
JAKARTA-DPR telah menerima delapan nama calon pimpinan KPK yang telah lolos seleksi akhir panitia seleksi KPK. Surat ini dikirim langsung Sekretariat Negara (Setneg), setelah ditanda tangani Presiden Susilo Bambang.

Selanjutnya, DPR melalui Komisi III akan menggelar uji kelayakan (fit and propes test), usai perayaan Lebaran nanti. “DPR sudah mengantongi beberapa nama yang kemungkinan besar akan lolos dalam seleksi. Dari delapan kelihatan, kami melihat ada satu dua nama yang hampir diloloskan DPR,” kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi santoso kepada wartawan di gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (19/8).

DPR, janji Priyo, akan memproses seutuhnya delapan nama tersebut, sesuai dengan mekanisme yang ada. DPR juga tidak wajib melihat latar belakang atau suku bangsa calon ataupun pekerjaan sebelumnya. Namun, pihaknya tetap mendengarkan pendapat masyarakat tentang para calon tersebut.

"Kami sudah merekam dan membuka mata dan telinga terhadap masukan dari publik dan DPR memiliki pertimbangan tertentu, kami jangan dipaksa mengikuti kriteria orang lain. Kami punya penilaian tersendiri," jelas politisi Partai Golkar ini.

Penegasan serupa disampaikan anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding. Menurut dia, DPR tidak akan berpatokan pada peringkat tersebut, karena tidak ada jaminan dari pansel tidak meloloskan kandidat titipan pihak-pihak tertentu. “DPR tidak harus berpatokan pada ranking yang dibuat Pansel KPK. Apakah Pansel yakin bahwa empat peringkat teratas itu tidak ada titipan dari istana, penguasa atau para koruptor?” ujar dia.

Pemeringkatan tersebut, jelas Sudding, telah membentuk opini publik. “Pansel memprovokasi seolah hanya empat orang itu yang bagus. Urutan pertama (Bambang Widjojanto) tidak diragukan lagi. Tetapi yang lain-lain masih perlu pendalaman. Kami akan menilainya nanti,” jelas politisi Partai Hanura tersebut.(mic/rob)


 
Berita Terkait Capim KPK
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim Polri Musnahkan Barbuk Narkoba Sitaan Hasil Penindakan Desember 2019 - Februari 2020
Mobil Ketua KPU Samarinda yang Hilang, Dicuri Deni Setiawan Stafnya Sendiri
Terdakwa Erwin dan Riza Pemilik 5 Kg Sabu Dituntut Penjara Seumur Hidup
Pak Jokowi Tolong Buktikan, Katanya Masalah Banjir Jakarta Selesai Kalau Jadi Presiden
Kampung Hukum Mahkamah Agung: E-Litigasi Wujud Peradilan Modern di Indonesia
Rilis Indeks Kerawanan Pemilu Pilkada 2020, Bawaslu: Ada 24 Daerah Rawan Konflik
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Bareskrim Polri Musnahkan Barbuk Narkoba Sitaan Hasil Penindakan Desember 2019 - Februari 2020
Kampung Hukum Mahkamah Agung: E-Litigasi Wujud Peradilan Modern di Indonesia
Satgas Antimafia Bola Diminta Ikut Dampingi Timnas Saat Bertanding di Luar Negeri
Menkopolhukam Mahfud: Langkah TNI AU Memaksa Mendarat Pesawat Udara Asing Sudah Tepat dan Sesuai Aturan
Aksi 212, Sobri Lubis: Sesuai Hukum Islam, Potong Tangan Koruptor di Bawah 1 Miliar, Diatasnya Potong Leher Saja
Polisi: Artis Sinetron Aulia Farhan Ngaku Sudah 6 Bulan Gunakan Sabu dan Pelaku DK Masih Didalami
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]