Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
DPR RI
DPR Siap Kawal Nazaruddin
Wednesday 17 Aug 2011 01:18:09

Nudirman Munir (Foto: Istimewa)
*Diusulkan untuk mendapatkan hadiah berupa pembebasan

JAKARTA-Komisi III DPR RI memastikan akan mengawal Muhammad Nazaruddin. Pengawalan yang dimaksudkan tersebut, agar tidak terjadi penyalahgunaan dari berbagai pihak."Kami hanya ingin memastikan, agar semuanya dibuka dan clear," ujar anggota Komisi III DPR Nudirman Munir di Jakarta, Selasa (16/8).

Tak hanya itu, DPR juga akan memfasilitasi pengacara Nazaruddin, OC Kaligis yang dikabarkan dan telah mengadukan ke Komnas HAM, karena merasa dilanggar haknya karena sempat tidak diperbolehkan menemui Nazaruddin di sel Rutan Mako Brimob Polri. “Kami akan berusaha memberikan segala upaya untuk membantu,” jelas politisi Partai Golkar ini.

Bahkan, dirinya meminta agar Nazaruddin diberi sebuah hadiah, berupa pengurangan hukuman, bahkan hingga pembebasan. "Itu inti sari dari wishtle blower, peniup terompet, peniup peluit. Termasuk kasus Nazaruddin, kenapa dia tidak dilindungi, padahal dia peniup terompet," ujarnya.

Pengacara ini mengilustrasikan sebuah kejahatan yang dilakukan dalam film American Gengster yang menurutnya merupakan sebuah kisah nyata yang difilmkan. Gengster tersebut melakukan penyelundupan narkoba dalam peti mati jenazah pahlawan perang Amerika di Vietnam.

"Hukumannya 135 tahun, tapi karena dia membuka kotak pandora itu maka dia dibebaskan. Tidak ada yang lebih jahat dari itu. Kejahatan ini lebih parah dari pada korupsi. Pelecehan kepada pahlawan Amerika," paparnya.

Ia menambahkan, apapun kejahatan seseorang, jika mampu membuka suatu skandal atau maha skandal dari dari elit politik maka dia harus diberikan hadiah. “Ini untuk memicu untuk lebih banyak lagi munculnya peniup peluit dalam kasus korupsi,” jelas Wakil Ketua BK DPR ini.(tnc/rob)

Share : |

 
Berita Terkait DPR RI
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Arab Saudi: Puing-puing Senjata 'Membuktikan Iran Berada di Balik' Serangan Kilang Minyak
Kejari Gunung Mas Tangkap Kontraktor Terduga Korupsi Dana Desa
Hakim Kayat Didakwa Jaksa KPK Menerima Suap Rp 99 Juta
Presiden Jokowi Ditantang Keluarkan Perppu Mengoreksi Revisi UU KPK seperti SBY
KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi dan Asistennya sebagai Tersangka
Ridwan Hisjam: Golkar Perlu Reformasi Jilid II
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah
Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]