Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo Mengaku Tidak Bersalah setelah Bersaksi di Pengadilan Kasus Pajak
2017-08-01 09:47:28

Cristiano Ronaldo setelah tampil di pengadilan Spanyol, Senin.(Foto: Istimewa)
SPANYOL, Berita HUKUM - Penyerang klub Real Madrid, Cristiano Ronaldo, menyatakan tidak bersalah setelah bersaksi di pengadilan pada Senin (31/7) atas tuduhan menghindari pajak sebesar 14,7 juta euro.

Pesepakbola 32 tahun asal Portugal yang berada di pengadilan Pozuelo de Alarcon selama sekitar 90 menit menolak berbicara dengan wartawan setelah sidang, namun ia mengeluarkan pernyataan melalui agensinya, Gestifute.

"Otoritas pajak Spanyol mengetahui penghasilan saya secara terperinci, karena kami telah memberikannya kepada mereka. Saya tidak pernah menyembunyikan apapun dalam deklarasi harta saya, dan saya juga tidak memiliki maksud sekecil apapun untuk menghindari pajak," kata Ronaldo seperti dilansir Reuters, Selasa (1/8).

"Saya selalu membuat deklarasi harta secara sukarela, karena saya pikir kami semua harus menyatakan dan membayar pajak sesuai dengan pendapatan. Mereka yang mengenal saya tahu apa yang saya minta kepada penasihat saya: mereka meluangkan waktunya untuk itu dan membayar dengan benar, karena saya tidak ingin bermasalah," lanjut dia.

Ronaldo mengaku tidak menciptakan struktur khusus untuk mengelola hak gambarnya setelah bergabung dengan Real dari Manchester United pada tahun 2010, dengan mengatakan bahwa dia memanfaatkan aturan yang dianggap "legal dan sah" oleh otoritas pajak Inggris.

Cristiano Ronaldo membela diri terhadap tuduhan penggelapan pajak dari Kejaksaan Spanyol. Dia menyebut kasus ini tak muncul andai namanya bukan Cristiano Ronaldo.

Dalam pembelaannya, mantan winger Manchester United tersebut berbicara selama satu setengah jam.

Usai sidang, Ronaldo sempat memberikan pernyataan kepada surat kabar El Espanol. "Saya tidak akan berada di sini jika nama saya bukan Cristiano Ronaldo," ujar sosok asal Portugal itu.

Ronaldo diduga menggelapkan pajak senilai 14,7 juta euro atau sekitar Rp 219 miliar sejak 2011 hingga 2014. Nilai tersebut menyangkut hak iklan dan foto. Ini membuat Ronaldo terancam hukuman penjara atau denda.

Tuduhan penggelapan pajak ini sempat membuat Ronaldo ingin meninggalkan Madrid. Dikabarkan, pemain berusia 32 tahun tersebut meminta kepada klub agar dijual pada bursa transfer musim panas ini.

Namun, kabar tersebut mereda setelah Ronaldo menjalani Piala Konfederasi 2017. Dia juga sudah memberikan klarifikasi akan tetap membela Los Blancos pada musim mendatang.

Pengadilan Spanyol baru-baru ini menindak para penghindar pajak dari para pemain sepak bola terkemuka.

Penyerang Barcelona, Lionel Messi, dijatuhi hukuman 21 bulan penjara pada tahun ini atas tuduhan serupa, namun di bawah hukum Spanyol bisa diganti dengan denda, demikian Reuters.(Penerjemah: AlviansyahPasaribu/Antara/Kompas/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo Mengaku Tidak Bersalah setelah Bersaksi di Pengadilan Kasus Pajak
Cristiano Ronaldo Marah dan 'Ingin Keluar' dari Real Madrid
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
BEM Nusantara Siap Kumpul di Jakarta Bahas Nasib Jokowi
Merajut Pesan Positif Antikorupsi melalui Produk Seni
Untuk Apa Mark Zuckerberg Lepas Saham Facebook Senilai Rp169 Triliun
Kapuspen TNI: TNI dan Dewan Pers Sepakati Perjanjian Kerja Sama
Panglima TNI: Orang-Orang Hebat Mengambil Pelajaran dari Kekalahan
Komputer Trouble, Layanan Samsat Gunung Sahari Sempat Terganggu
Untitled Document

  Berita Utama >
   
BEM Nusantara Siap Kumpul di Jakarta Bahas Nasib Jokowi
Muhajir Mengapresiasi Putusan MK terkait Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
Terkait Pemutaran Film G30S PKI Berikut Tanggapan Ketum Muhammadiyah
Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuh Dini di Apartemen Laguna Pluit
Aktivis 98 Dukung Usul Panglima TNI Nobar Film G30S/PKI
Polri dan Ditjen Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 5 Konteiner Miras Senilai 26,3 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]