Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan Shabu 30 Kg dalam Lampu Downlight Asal Malaysia
2019-02-20 19:18:03

Kombes Krisno Halomoan Siregar sebagai Wadir Tipid Narkoba Bareskrim Polri dan Kepala Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta saat memberikan keterangan pers terkait kasus penyelundupan shabu 30 kg asal Malaysia.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Bea Cukai berhasil mengungkap kasus penyelundupan 30 kilogram narkotika jenis shabu asal Malaysia ke Indonesia melalui jalur udara.

Wakil Direktur Tipid Narkoba Bareskrim Polri Kombes Krisno Halomoan Siregar menuturkan, pengungkapan kasus itu berawal dari penangkapan tersangka Sonny di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat pada 29 Oktober 2018 dengan barang bukti shabu seberat 10 kilogram.

"Setelah berkoordinasi dengan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta didapatkan data tentang sebuah paket lampu downlight sebanyak 22 koli dari Malaysia dengan tujuan Surabaya," ujar Krisno, di kantor Dirtipidnarkoba Bareskrim, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (20/2).

Setelah dicek menggunakan x-ray, kata dia, diketahui benar ada narkotika jenis sabu di dalam lampu downlight tersebut.

Kemudian melalui controlled delivery, pihak kepolisian menangkap tersangka sesuai alamat yang tertera di paket, yakni di Komplek Ruko Gunung Anyar Jaya Nomor 52 Surabaya.
Dari penangkapan tersebut, petugas menyita barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 30.041 gram atau sekitar 30 kilogram yang disembunyikan di dalam lampu downlight.

Berdasarkan hasil interogasi sementara, tersangka Liang mengaku diperintah oleh seseorang bernama Bobi yang telah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buronan. Dia diperintahkan membawa sabu dari Malaysia ke Jakarta.

"Tersangka diperintahkan agar membawa sabu ke Jakarta dengan upah sebesar Rp 20 juta di mana uang tersebut akan diberikan setelah sabu tersebut diterima oleh Bobi," ucapnya.

Untuk tersangka Herman alias Liang, dijerat Pasal 114 ayat 2 Subsidair Pasal 112 ayat 2 Undang Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan dapat diancam hukuman dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun.(bh/amp)

Share : |

 
Berita Terkait Narkoba
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Polri Gelar Police Movie Festival 2019: 'Together We are Strong'
Jampidsus Godok Standarnisasi Penanganan Perkara Pidana Pajak
PKS: Pemindahan Ibu Kota RI untuk Pemerataan Kurang Tepat
Walikota Surabaya Tri Rismaharini: Warga Papua, Maafkan Kami
Wakil Ketua DPR Minta Kerusuhan Manokwari Ditangani Cepat dan Tepat
Heri Gunawan: RAPBN Harus Berjalan Tepat Sasaran
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polri Gelar Police Movie Festival 2019: 'Together We are Strong'
Wakil Ketua DPR Minta Kerusuhan Manokwari Ditangani Cepat dan Tepat
Polda Metro Jaya Musnahkan Sabu 71,8 Kg dan 15.326 Butir Ekstasi, Kasus Juni-Agustus 2019
AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Polisi terhadap Jurnalis Meliput Demo di DPR
Pemindahan Ibu Kota Butuh Kajian Mendalam
PAN Siap Ikuti Langkah PKS sebagai Oposisi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]