Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
BNN
BNN Bersama Ormas, Aktivis Anti Narkoba Bagikan Paket Sembako: Aksi Peduli Kemanusiaan Wabah Covid-19
2020-04-10 04:07:27

Kegiatan 'Peduli dan Berbagi' Pembagian Paket Sembako oleh BNN bersama Ormas dan Aktivis Anti Narkoba.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan serta aktivis anti narkoba diantaranya, Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba (FOKAN), Gerakan Mencegah Dan Mengobati (GMDM), Sinergi Nawa Cita (SNCI), dan Pokja Wartawan BNN membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat, khususnya untuk warga yang membutuhkan, akibat dampak situasi darurat penyebaran virus corona atau covid-19 di Indonesia. Pembagian sembako itu dilakukan dibeberapa titik wilayah di Jakarta.

Tampak turut hadir dalam kegiatan aksi sosial yang bertema "Peduli dan Berbagi", 'Ditengah Keterbatasan Atas Nama Kasih Kepada NKRI' antara lain, Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari, Ketua Umum FOKAN dan GMDM Jefri T. Tambayong, SH, Sekjen FOKAN Ruliadi, dan salah seorang Pendiri FOKAN Sismanu, serta para aktivis anti narkoba.

"Kami (lembaga, ormas, aktivis) yang selama ini aktif bersama BNN melakukan aksi penggalangan dana untuk memobilisir bantuan-bantuan berupa sembako dan vitamin yang akan kita bagikan kepada masyarakat yang betul-betul memerlukan antara lain pengemudi ojek online, security (satuan pengamanan) dan masyarakat sekitar. Ini adalah kepedulian kita bersama," kata Arman Depari kepada wartawan, di kantor FOKAN dan GMDM, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (9/4).

Arman menjelaskan, aksi sosial pembagian paket sembako oleh pemerhati narkoba bukan hanya sekedar keprihatinan terhadap wabah virus covid-19, namun lebih kepada tujuan untuk menyelamatkan umat manusia.

"Yang menjadi acuan kita pada intinya bukan karena penyakit, bukan hanya penyebaran narkoba, tetapi intinya bagaimana kita bisa menyelamatkan jiwa manusia dengan melakukan kegiatan kemanusiaan, terutama di wilayah kita," imbuhnya.

Arman berharap, bantuan paket sembako dapat bermanfaat bagi masyarakat disaat situasi pandemi covid-19.

"Kiranya bantuan ini tidak dilihat dari banyak dan nilainya. Yang kita lihat adalah kebersamaan kita, sepenanggungan kita sebagai anak-anak bangsa yang kebetulan (disaat pandemi covid-19) sedang menderita kekurangan. Jadi kita sedikit menyisihkan dari apa yang kita miliki untuk dibagi-bagi kepada sesama kita," tukasnya.

Adapun jumlah paket sembako yang dibagikan sebanyak 400 paket. Isi paket terdiri dari vitamin, beras, telur dan mie instan.

Dalam kegiatan aksi sosial itu, Arman juga menghimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi arahan dan peraturan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19.

"Pada saat kita serahkan (sembako) kita juga akan tekankan kepada masyarakat supaya tetap mematuhi aturan-aturan yang sudah digariskan oleh pemerintah bagaimana kita harus tinggal dirumah dan seluruh protokol-protokol (kesehatan) yang sudah dijelaskan berkali-kali, itu patut kita ikuti dan patuhi," lugasnya.(bh/amp)


 
Berita Terkait BNN
 
BNN Bersama Ormas, Aktivis Anti Narkoba Bagikan Paket Sembako: Aksi Peduli Kemanusiaan Wabah Covid-19
 
Presiden Jokowi Melantik Irjen Heru Winarko sebagai Kepala BNN
 
BNN: Ada 68 Jenis Narkotika Jenis Baru Masuk ke Indonesia
 
Sebanyak 500 PNS dan Non PNS di Kecamatan Pademangan Tes Urine oleh BNN
 
BNN Ungkap Sindikat dengan 25 Kg Sabu yang Disimpan di Kotak Pendingin Ikan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus Djoko Tjandra, Benny Harman: Sebaiknya Menko Polhukam Tidak Main Ci Luk Ba, Bosan Kita!
Pemerintah Tetap Jalankan Tapera, Legislator Beri Masukan
Fadli Zon: Hati-Hati Utang BUMN Bisa Picu Krisis Lebih Besar
Lapor JAGA Bansos, Data Pelapor Dijamin Aman
KPK Monitor Implementasi Bansos Covid-19 di DKI Jakarta dan Kemendes PDTT
Pemerintah dan DPR Perlu Duduk Bersama Batalkan RUU HIP
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi
Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra
Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati
Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK
Pembakaran Bendera PDIP Dibawa Ke Jalur Hukum, Edy Mulyadi: Silakan, Loe Jual Gue Borong!
Hadiri Pemusnahan Barang Bukti, Kapolri: Kita Bukan Tempat Transit Perdagangan Narkoba
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]