Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
BNN Menangkap 4 Tersangka Sabu 50 Kg dan Ekstasi 23 Ribu Butir dari Malaysia
2019-05-19 17:21:02

tampak barang bukti shabu 50 Kg dan pil ekstasi 23 Ribu yang berhasil diamankan oleh BNN.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari menyampaikan telah menangkap 4 tersangka Roni, Hari, Iwan dan Radianto. Mereka ditangkap dengan barang bukti sabu 50 bungkus atau 50 kilogram dan ekstasi 23 ribu butir warna biru, hijau dan kuning. Sabu berasal dari Malaysia.

"Hasil evaluasi BNN, ada perubahan lokasi penyelundupan dari titik masuk perairan Aceh ke perairan Riau. Penyelundupan sabu dari Malaysia ke Indonesia masuk melalui daerah Rupat, Bengkalis, Dumai, provinsi Riau menggunakan transportasi jalur laut dengan modus penangkapan ikan dan serah terima narkoba antar sindikat ditengah laut, kapal ke kapal (ship to ship)," ujar Arman melalui WA kepada awak media, Minggu (19/5).

Berawal dari informasi masyarakat bahwa pada hari Jumat tanggal 17 Mei 2019 diwilayah Dumai - Riau akan ada transaksi narkoba. Selanjutnya tim BNN RI melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan bahwa narkotika jenis sabu diselundupkan melalui jalur laut dari Malaysia sudah masuk ke Dumai dan akan serah terima ke 2 orang laki-laki yang dicurigai mengendarai mobil Fortuner warna putih.

Team petugas berupaya menghentikan dan memeriksa mobil tersebut, namun berusaha melarikan diri. Sehingga terjadi kejar mengejar, team berupaya menghentikan dengan tembakan peringatan dan menutup jalan dengan kendaraan truck. Namun tersangka tetap berupaya melarikan diri dengan menabrak mobil petugas.

"Sehingga petugas melakukan penembakan terarah ke mobil dan berhasil dihentikan di Jalan Raya Arifin Ahmad, kota Dumai. Kemudian dilakukan peneriksaan terhadap penumpang dan isi kendaraan, ditemukan barang bukti sebanyak 50 bungkus narkoba jenis sabu dan ekstasi yg disembunyikan dalam 4 jerigen serta menangkap 3 orang penumpang," jelas Arman.

Tiga tersangka dalam mobil yang berhasil dihentikan ditangkap Roni, Hari luka tembak di paha dan Iwan luka tembak di kaki. Dari keterangan tersangka yang diamankan, bahwa mereka dikendalikan oleh pelaku Radianto. Hasil pengembangan Radianto berhasil ditangkap pada Sabtu (18/5) dirumahnya daerah Gang Jambu, Duri - Dumai, Riau.

Selanjutnya petugas membawa barang bukti dan tersangka ke BNN. Barang bukti yang diamankan narkoba jenis sabu 50 bungkus (50 kilogram) dan ekstasi warna biru, hijau dan kuning 23 ribu butir, serta 1 unit mobil Fortuner, 1 unit mobil Avanza, beberapa handphone dan beberapa kartu identitas.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Narkoba
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Gerindra: Siklus Pembiayaan Utang dengan Berutang Harus Segera Diatasi
Catatan Pemilu Jadi Tekad Perbaikan Pemilihan 2020
Pemerintah Diminta Prioritaskan Pekerja Lokal
Sony dan Disney Berpisah, Spider Man Tak Bakal Muncul Lagi di The Avengers?
Belum Saatnya Memindahkan Ibu Kota
PKS: Hentikan Kriminalisasi pada Ustadz Abdul Somad
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Gerindra: Siklus Pembiayaan Utang dengan Berutang Harus Segera Diatasi
PP Muhammadiyah: 'Mafia' Rentenir, di Balik Belum Disahkannya RUU Perkoperasian
Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Kenapa Gak ke Beijing?
Ketua DPR Imbau Semua Pihak Tahan Diri Terkait Papua
PMJ Luncurkan Mobil SKCK Online Keliling untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Polri Gelar Police Movie Festival 2019: 'Together We are Strong'
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]