Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Narkoba
Artis Duo Molek alias Caca Wulan Sari Ditangkap Polisi terkait Narkoba
2019-01-14 15:24:45

Kabid Humas Polda Metro Jaya Raden Prabowo Argo Yuwono saat jumpa pers.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap artis Duo Molek alias Caca Wulan Sari (CWS) dengan barang bukti sabu seberat 0,466 gram. Caca diamankan di sebuah Apartemen di Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, saat diamankan Caca mengkonsumsi narkoba bersama seorang pria bernama Chandra di Apartemen Batavia, Jakarta Selatan.

"Kita amankan pada Jumat 11 Januari, saat mereka berduaan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Senin (14/1).

Penyidik kemudian mengembangkan temuan tersebut. Pasalnya, dari pengakuan kedua pelaku ia mendapatkan barang bukti tersebut dari seorang pria bernama Yahya Ansori Nasution (YAN). Barang haram itu dibeli dengan harga 900 ribu.

"Kemudian kita mendatangi sebuah hotel di Jakarta Pusat dan menangkap Yahya Ansori Nasution pada Kamis (10/01/2019)," ungkapnya.

Tak hanya itu, dari penangkapan Yahya. Ia mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seorang pelaku yang masih dikejar polisi.

"Hasil interogasi Yahya, barang bukti didapat dari DPO dan tanggal 9 Januari telah didistribusi ke Chandra dan Caca dan menggunakannya bersama," ujar Argo.

Dari tangan Caca, polisi menyita barang bukti berupa satu buah cangklong bekas, sabu seberat 0,466 gram, tutup botol sedotan dan 0,5 butir ekstasi.

Sementara dari tangan Yahya Ansori Nasution (YAN) polisi menyita 5,05 gram.

Para tersangka dikenakan pasal 114 atat (1) subsider pasal 112 ayat (1) juncto pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.(bh/as)


 
Berita Terkait Narkoba
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index




  Berita Terkini >>
 
SOKSI Dukung Airlangga Hartarto Memimpin Kembali Partai Golkar Periode 2019-2024
Komisi II DPRD Kaltim Konslutasi ke Kementrian ESDM
Kapolda Targetkan Ada Perwakilan Putra Putri Gorontalo Diterima di AKPOL
First Travel: Aset-aset Dirampas Negara, Pengacara Korban: 'Ini Uang Jamaah, Kok Jadi Tidak Ada Solusi?'
Palestina Kecam AS Soal Permukiman Yahudi di Tepi Barat: Ancaman Keamanan dengan Terapkan 'Hukum Rimba'
Fahri Hamzah: Pilkada Langsung Cukup di Tingkat II
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Wahh, Total Utang Rp 40 Triliun, Benarkah Kasus BUMN Jiwasraya Seseram Ini?
Aturan Munas Partai Golkar Tidak Boleh Bertentangan dengan Pasal 50
Komentar Beberapa Tokoh terkait Penolakan Ahok Menjadi Pejabat BUMN
ASPEK Indonesia: Menaker Mau Hapus UMK Kabupaten/ Kota, Dipastikan Rakyat Makin Miskin
Tuntaskan PR BPJS Kesehatan, Rakyat Jangan Dibebani Defisit BPJS
Baru Dipolemikkan, Tiba-tiba Sri Mulyani Sebut Desa Fiktif Sudah Hilang
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]