Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Arab Saudi
Arab Saudi Resmikan Kereta Cepat yang Hubungkan Mekkah dan Madinah
2018-09-26 20:31:55

Kereta Haramain Express menghubungkan Mekkah, Jeddah, dan Madinah.(Foto: twitter)
ARAB SAUDI, Berita HUKUM - Bagi Anda yang hendak beribadah ke Arab Saudi, perjalanan antara Mekkah dan Madinah kini bakal lebih cepat setelah Raja Salman meresmikan jalur kereta cepat yang menghubungkan kedua kota.

Kereta bernama Haramain Express ini akan melalui jalur sejauh 450 kilometer dengan kecepatan 300 kilometer per jam. Salah satu kota yang disinggahi pada rute kereta tersebut adalah Jeddah.

Para pejabat Arab Saudi berharap proyek kereta cepat senilai US$6,7 miliar atau sekitar Rp100 triliun ini akan dapat mengangkut 60 juta penumpang setiap tahun dan melonggarkan lalu lintas bagi para umat yang beribadah.

Stasiun Kereta Mekkah, yang berjarak 4 kilometer dari Masjidil Haram, diproyeksikan mampu menampung 20.000 penumpang per jam.

saudiHak atas fotoREUTERS
Image captionSetiap gerbong kereta dapat menampung 417 penumpang.

Kereta tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada Senin, 1 Oktober 2018 mendatang.

Sekali jalan, Haramain Express bakal membawa 35 rangkaian kereta. Hingga akhir tahun ini, akan ada delapan kali pemberangkatan baik dari Mekkah maupun dari Madinah dalam satu hari. Selanjutnya, frekuensi akan ditingkatkan menjadi 12 kali pemberangkatan.

"Perjalanan antar Haramain kini lebih singkat dan mudah daripada sebelumnya. Proyek ini menandai komitmen kerajaan untuk melayani Islam dan umat Muslim," kata Menteri Transportasi, Nabil al-Amoudi.

Map of Saudi Arabia

Perjalanan bus dari Mekkah ke Madinah dan sebaliknya umumnya menghabiskan waktu enam jam. Namun, dengan Haramain Express, perjalanan antara kedua kota dapat ditempuh hanya dalam dua jam.

Proyek kereta ini dibangun dalam dua fase oleh dua konsorsium yang melibatkan perusahaan-perusahaan Saudi, Prancis, Cina, dan Spanyol.(BBC/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Arab Saudi
Arab Saudi Resmikan Kereta Cepat yang Hubungkan Mekkah dan Madinah
Perdana, Arab Saudi Rilis Surat Izin Mengemudi untuk Perempuan
Arab Saudi akan Buat Bom Nuklir Jika Iran Punya Senjata Nuklir
Delegasi DPR RI Berjumpa Majelis Syuro Arab Saudi Ditengah Ancaman Rudal
Rudal Yaman yang Ditembakkan ke Arab Saudi Punya 'Ciri Khas' Iran
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Polda Metro Jaya Menangkap 7 Tersangka Jaringan Narkotika Internasional - Malaysia
Refleksi Mubes Pers Indonesia: Belajar untuk Berdemokrasi
Brigjen Maruli Simanjuntak Resmi Jabat Danpaspampres
Public Service Tak Kenal Untung Rugi
Fahri Hamzah: AS Tak Bisa Diharapkan Wujudkan Kemerdekaan Palestina
Cina dan Perlakuan pada Muslim Uighur: Yang perlu Anda Ketahui
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polda Metro Jaya Menangkap 7 Tersangka Jaringan Narkotika Internasional - Malaysia
Refleksi Mubes Pers Indonesia: Belajar untuk Berdemokrasi
Permasalahan Tumpahan Minyak Montara, Ini Tanggapan Dirjen AHU Kemenkumham
Ngawur!, Petani Sawit Butuh Solusi Harga Turun, Kok Malah Diminta Tanam Pete Jengkol
Polisi Melakukan 20 Adegan Rekonstruksi Pengeroyokan Anggota TNI oleh Juru Parkir
Demo SP JICT ke BUMN: Kembalikan JICT Koja ke Pangkuan Ibu Pertiwi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]