Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Jakarta
Aplikasi Jakarta Aman Diluncurkan
2019-03-13 10:26:53

JAKARTA, Berita HUKUM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan PT Indonesia Lebih Aman meluncurkan aplikasi Jakarta Aman. Aplikasi tersebut telah terintegrasi dengan nomor telepon layanan darurat 112.

Aplikasi Jakarta Aman saat ini sudah dapat diunduh melalui Google Play dan Apple Store. Sistem keamanan dalam sebuah aplikasi smartphone tersebut menjadi inovasi baru untuk meningkatkan rasa aman dan respons cepat dari aduan warga.

Penandatangan perjanjian kerja sama antara kedua belah pihak dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah dengan Founder Jakarta Aman, Muhammad Fardhan Khan, dan disaksikan langsung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, rasa aman warga merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh pemerintahan suatu daerah. Sehingga, sistemnya membutuhkan pembaharuan yang mutakhir sesuai dengan perkembangan zaman.

"Jakarta harus menjadi kota aman bagi semua. Perlu sistem yang menjamin keamanan warga yang dibangun sesuai abad 21, untuk itu kita hadirkan aplikasi Jakarta Aman," ujarnya, saat melakukan peluncuran aplikasi Jakarta Aman di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/3).

Anies menjelaskan, aplikasi Jakarta Aman akan mewujudkan konektivitas, baik antara warga dengan pihak-pihak terkait, serta warga dengan lingkungannya sendiri. Aplikasi yang disusun ini memungkinkan masyarakat terhubung langsung dengan pihak terkait sekaligus menginformasikan warga terdekat agar bisa segera mendapat pertolongan.

"Menjaga keamanan itu menjadi tanggung jawab semua," terangnya.

Pada kesempatan itu, Anies juga mengajak seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan warga untuk mengunduh aplikasi Jakarta Aman agar tercipta komunitas yang saling menjaga serta merespons dengan cepat suatu kejadian atau masalah.

"Saya mengajak aparatur dan warga untuk mengunduh aplikasi ini," ucapnya.

Sementara, Founder Jakarta Aman, Muhammad Fardhan Khan berkomitmen bersama Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan fitur di dalam aplikasi karyanya,. Tujuannya, agar setiap laporan warga dapat direspons dengan lebih cepat.

"Kami bersama Pemprov DKI berkomitmen terus meningkatkan beragam fitur di aplikasi Jakarta Aman," tuturnya.

Untuk diketahui, aplikasi Jakarta Aman merupakan sebuah aplikasi keamanan antar masyarakat hasil sinergi dan kolaborasi antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dengan PT Indonesia Lebih Aman.

Aplikasi Jakarta Aman memiliki beragam fitur di antaranya, tombol darurat untuk mendapatkan bantuan sesegera mungkin, komunitas aman fitur siskamling digital, laporan insiden keperluan layanan publik, nomor penting instansi terkait di sekitar pengguna, serta fitur keluarga aman yang dapat mengamati posisi anggota keluarga saat berpergian.(beritajakarta/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Jakarta
Anggota DPD RI Sylviana Murni Dukung Anies Terus Tambah Jalur Sepeda
Ambulans Pemprov DKI Jakarta Terbukti Tidak Angkut Batu
Gubernur Anies Gowes Sepeda Temui Anak Yatim di Ancol
Kemeriahan Jakarta Muharram Festival 2019, Hadirkan Kesetaraan dan Keadilan di Ibukota
Tiga Panggung Besar Siap Ramaikan Jakarta Muharram Festival
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?
Sekolah Kader, Program Administrasi Negara Bagi Para ASN untuk Percepatan Karir
Rapat Paripurna ke-4 DPRD Kaltim Sahkan Alat Kelengkapan Dewan
KPK OTT Kontraktor dan Pimpinan BPJN XII terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Samarinda - Bontang
DPRD Kaltim dan Mahasiswa Melakukan Dialog terkait Penolakan Revisi UU KPK
Masyarakat Diharap Waspada terhadap Aksi Kriminal Jalanan yang Meningkat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?
Utang Luar Negeri RI Makin Bengkak, Naik Jadi Rp 5.553,5 Triliun
Jelang Pelantikan Presiden, DPR RI Berlakukan Sistem 'Clearance'
Pernyataan Din Syamsuddin terkait Kasus Penyerangan atas Menko Polhukam Wiranto
Ninoy Kena Pukulan Amuk Massa, Ketum PA 212 Minta Ustadz Bernard dan Aktivis Al Falah Dibebaskan
Soal Jatah Kursi Menteri, Pemuda Muhammadiyah Dorong dari Profesional
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]