Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres
Apa Hubungan Unicorn dengan Jokowi-Ma'ruf Amin?
2019-04-13 14:52:39

Tampak balon Unicorn saat Kampanye Akbar pasangan 01 di GBK, Senayan (Foto: BH /na)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kata Unicorn ramai diperbincangkan publik saat debat calon presiden putaran kedua Minggu, (17/02/2019). Saat itu dalam debat, tampak calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, terlihat kebingungan dengan istilah Unicorn saat ditanya calon presiden nomor 01, Jokowi.

"Infrastruktur apa yang akan Bapak bangun untuk mendukung perkembangan unicorn-unicorn di Indonesia?" tanya Jokowi.

Mendengar pertanyaan dari lawannya, Prabowo balik bertanya. "Yang Bapak maksud unicorn-unicorn, maksudnya yang itu apa? Yang online-online itu kah?" Kata Prabowo. Mendengar ucapan Prabowo saat itu, Jokowi hanya mengangguk saja.

Unicorn adalah sebutan bagi start up alias perusahaan rintisan yang bernilai di atas US$ 1 miliar atau setara Rp14,1 triliun (kurs Rp14.100 per US$). Saat ini Indonesia telah memiliki empat unicorn, yakni Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak.

Berangkat dari sana, muncullah gagasan untuk membentuk Relawan Jokowi Amin yang dimotori oleh profesional muda yang tergabung dalam Komunitas Profesional Peduli Keuangan (KPPTK).

"Pada tanggal 13 Februari 2019 lalu, Kami membuat Seminar Nasional Teknologi dan Inovasi untuk Masa Depan Keuangan Islam di Bursa Efek Indonesia. Dimana KH.Ma'ruf Amin sebagai Keynote Speaker dan acara di buka oleh Menkominfo, Rudiantara," Kata Yulian Hadromi saat ditemui pewarta BeritaHUKUM.com dalam acara kampanye akbar Jokowi-Amin di GBK, Sabtu (13/4).

Dalam seminar tersebut, lanjut Yulian, hadir juga salah satu panelis yaitu Bukalapak sebagai unicorn Indonesia.

Yulian juga menceritakan kronologis terkait penggunaan nama Relawan Unicorn yang mengingatkannya pada sebuah fiksi kuda Unicorn.

"Kuda unicorn umumnya dianggap sebagai simbol kesucian dan keanggunan. Sementara tanduk unicorn dipercaya punya kekuatan untuk menyembuhkan penyakit dan racun."

"Nah, simbol kuda unicorn ada pada paslon nomor 01. Insya Allah Pak Jokowi dan Pak Kyai akan memajukan Indonesia," kata Yulian.

Selain itu, tambah Yulian, Unicorn identik dengan anak muda yang berhasil membangun usaha start upnya menjadi perusahaan besar.

"Dan kami Relawan Unicorn mengajak anak-anak muda untuk memilih Paslon nomor 01. Karena hanya mereka lah yang telah memiliki visi dan misi yang jelas untuk para pebisnis pemula," tandasnya.(bh/na)

Share : |

 
Berita Terkait Pilpres
Demi Keutuhan NKRI, Jokowi-Titiek Soeharto Jadi Rekonsiliasi Politik Damai
PKS: Lebih Baik Prabowo Nyatakan sebagai Oposisi ke Jokowi
Rekonsiliasi dan Konstalasi Politik Pasca MRT
Rekonsiliasi Trah Jokowi-Titiek, Mungkinkah Jadi Solusi Cegah Perpecahan Bangsa?
Urungkan Niat Rekonsiliasi, Prabowo Selamat
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Sony dan Disney Berpisah, Spider Man Tak Bakal Muncul Lagi di The Avengers?
Belum Saatnya Memindahkan Ibu Kota
PKS: Hentikan Kriminalisasi pada Ustadz Abdul Somad
Jaksa Agung Serahkan Aset Rampasan Terpidana Korupsi Adrian Waworuntu ke Kejati NTT
DPR: Rencana Pemindahan Ibukota Ancam Kedaulatan Nasional
Gerakan Bela Korban Pinjaman Online Demo di Depan KPK: Stop Rentenir Online!
Untitled Document

  Berita Utama >
   
PP Muhammadiyah: 'Mafia' Rentenir, di Balik Belum Disahkannya RUU Perkoperasian
Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Kenapa Gak ke Beijing?
Ketua DPR Imbau Semua Pihak Tahan Diri Terkait Papua
PMJ Luncurkan Mobil SKCK Online Keliling untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Polri Gelar Police Movie Festival 2019: 'Together We are Strong'
Wakil Ketua DPR Minta Kerusuhan Manokwari Ditangani Cepat dan Tepat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]