Pedangdut" /> BeritaHUKUM.com - Anissa Bahar Buka Pintu Damai dengan Sandy Tumewa

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Kasus Penipuan
Anissa Bahar Buka Pintu Damai dengan Sandy Tumewa
Saturday 22 Sep 2012 18:42:06

Anissa Bahar (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Annisa Bahar melaporkan Sandy Tumewa ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penipuan Rp 25 miliar pada Agustus silam. Namun Annisa masih mau membuka pintu damai.

"Kalau damai sih boleh aja yang penting bayar kita aja", ungkap Anissa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (21/9).

Pedangdut yang juga ibunda Juwita Bahar itu membuka pintu damai jika, suami Tessa Kaunang itu sanggup membayar semua uang yang dibawanya.

"Jangan damai dengan saya aja, percuma. Karena dibayar saya tidak berarti dengan member yang lain", ujarnya.(mor/ilh/bhc/opn)

Share : |

 
Berita Terkait Kasus Penipuan
Bupati Madiun Tak Tahu Pejabatnya Berstatus Tersangka Penipuan
Anissa Bahar Buka Pintu Damai dengan Sandy Tumewa
Terdakwa Kasus Penipuan Rp 1,8 M Diajukan ke Persidangan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Buku Merah: Polisi 'Semestinya' Tindak Lanjuti Temuan Investigasi IndonesiaLeaks
Masjid di Afghanistan Dibom Saat Shalat Jumat, Sedikitnya 62 Orang Tewas
Akbar Tanjung Komentari Sikap Politik Gerindra dan Demokrat Merapat ke Kubu Jokowi
Sulli: Perempuan yang Berani Memberontak terhadap Dunia K-pop
Polda Gelar Doa Bersama untuk Situasi Kamtibmas di Gorontalo
Polda Gorontalo Gelar Apel Kesiapsiagaan Jelang Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden
Untitled Document

  Berita Utama >
   
BW: Sejarah Mencatat KPK Resmi 'Dihabisi' di Era Jokowi
BEM SI Kembali Gelar Aksi Siang Ini Mendesak Jokowi Terbitkan Perppu KPK
Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?
Utang Luar Negeri RI Makin Bengkak, Naik Jadi Rp 5.553,5 Triliun
Jelang Pelantikan Presiden, DPR RI Berlakukan Sistem 'Clearance'
Pernyataan Din Syamsuddin terkait Kasus Penyerangan atas Menko Polhukam Wiranto
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]