Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penganiayaan
Anggota DPR RI PDIP Herman Hery Dilaporkan ke Polisi terkait Pengeroyokan
2018-06-21 20:48:02

Tampak Foto mobil Roll Royce Politisi PDIP Herman Hery.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Herman Hery, bersama ajudannya dituduh melakukan pengeroyokan terhadap salah seorang warga bernama Ronny Kosasih Yuliarto dan istri.

Pengeroyokan dengan pemukulan itu disaksikan dua anak korban yang masih kecil.

Kuasa hukum korban, Febby Sagita, menjelaskan, pengeroyokan itu terjadi di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Minggu (10/6) sekitar pukul 21.30 lalu.

"Berawal dari mobil korban masuk jalur busway dan ditilang oleh polisi lalu lintas. Sedangkan mobil Herman Hery, Rolls Royce Phantom B 88 NTT tepat berada di belakang mobil korban," kata Febby kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/6).

Tanpa alasan jelas, sambung Febby, Herman yang menunggu di belakang turun dari mobilnya dan langsung memukul korban tanpa alasan jelas.

"Karena tidak terima atas perlakuan Herman Hery, korban mencoba membalas pukulannya, lalu kemudian ajudan-ajudan Herman langsung turun dan mengeroyok korban," urainya.

Petugas Kepolisian yang melakukan penilangan hanya menonton aksi brutal Anggota Komisi III DPR RI dari dapil Nusa Tenggara Timur II tersebut tanpa mencoba melerai. Bahkan, istri korban yang mencoba melerai ikut dipukul oleh ajudan Herman Hery tanpa mempedulikan ada dua anak korban yang masih kecil.

Pengeroyokan ini sudah dilaporkan ke Mapolres Jakarta Selatan, Namun karena sudah mendekati Idul Fitri, pihak Kepolisian mengatakan bakal menindaklanjuti perkara ini setelah libur Lebaran.

Sementara, Kuasa Hukum korban pengeroyokan (RKY) Febby Sagita yakin pelaku pengeroyokan adalah anggota DPR RI yang juga politisi PDI Perjuangan Herman Hery. Pihaknya berasumsi demikian merujuk pada kendaraan yang digunakan oleh pelaku.

Febby mengatakan telah melakukan pengecekan terhadap plat nomor kendaraan milik pelaku. Menurut hasil pengecekan, kendaraan yang digunakan adalah milik sebuah perusahaan yang berlokasi di Jakarta Selatan.

"Mobil seperti ini jarang dan tidak banyak dimiliki masyarakat umum, oleh karena itu jadi lebih gampang untuk mengidentifikasi milik siapa mobil tersebut," kata Febby di Polres Jakarta Selatan, Kamis (21/6).

Febby menambahkan pihaknya mencari informasi lewat teman-temannya yang paham tentang otomotif. Setelah ditelusuri kendaraan tersebut adalah milik anggota DPR RI Herman Hery.

"Setelah kami cari foto herman hery dan menunjukan kepada korban, 100 persen mereka yakin yang kami duga menjadi pelaku penganiayaan tersebut adalah herman hery anggota Komisi III DPR RI," jelasnya.

Febby menjelaskan hari ini pihaknya telah membawa bukti berupa foto hasil visum. Dan foto mobil Herman Hery, Roll Royce B 88 NTT).

"Dan hari ini juga secara formal disampaikan pemanggilan terhadap korban dan juga istri, termasuk korban dan saksi juga untuk menghadap Senin (25/6) untuk dilakukan BAP," tandas Febby.(dbs/ald/rmol/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Penganiayaan
Polres Jakbar Tangkap 6 Tersangka Ojek Online Pengeroyokan Hingga Tewas
8 Pelaku Pengeroyokan Seorang Pelajar di Jaksel Ditangkap Polisi
Dikeroyok Belasan Preman, Anggota TNI AL Tewas di Pulogadung
2 Kader PNA di Kroyok
Zack Lee Bakal Dipanggil Polisi Januari 2014?
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SBY dan Zulkifli Hasan Kecewa dan WO Acara Deklarasi Damai karena Pendukung Jokowi-Ma'ruf Langgar Aturan
Lomba Melukis di Kodam Jaya Raih Rekor MURI
KPU Sebarkan 'Virus' Kampanye Damai, Aman, Tertib
Kedua Pasangan Capres dan Cawapres Indonesia 2019 Mengikuti Deklarasi Kampanye Damai
Tragedi di Danau Victoria, Setidaknya 200 Orang Meninggal Dunia
Din Syamsuddin Mengundurkan Diri dari Posisi Utusan Presiden
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SBY dan Zulkifli Hasan Kecewa dan WO Acara Deklarasi Damai karena Pendukung Jokowi-Ma'ruf Langgar Aturan
KPU Sebarkan 'Virus' Kampanye Damai, Aman, Tertib
Gerindra dan Nitizen Kritik Sikap Hormat Jokowi Saat Lagu Indonesia Raya
Rizal Ramli: Impor Beras Dikelola Kartel
KPU Loloskan dan Tetapkan Dua Pasangan Capres-Cawapres Indonesia Peserta Pilpres 2019
Rapimnas KBPP Polri, Bima Arya: Tugas Besar Kita Jaga Stabilitas Politik Jelang Pemilu 2019
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]