Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Narkoba
Anggota DPRD Kaur Partai Golkar Akhirnya Dibebaskan, Tidak Terbukti Narkoba
2019-02-24 06:53:44

Ilustrasi. Gedung kantor DPRD Kaur.(Foto: BH /aty)
KAUR, Berita HUKUM - Sempat membuat heboh di kalangan masyarakat kabupaten Kaur provinsi Bengkulu dengan pemberitaan penangkapan oknum Anggota DPRD Kaur dari fraksi partai Golkar berinisial AJ atau Indra Jaya oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), beberapa hari yang lalu di salah satu hotel di Jakarta, kini dikabarkan akhirnya dibebaskan karena tidak terbukti terkait Narkoba.

Menurut pemberi sumber awal pemberitaan ini, Wakil Ketua DPRD Kaur, sekaligus Ketua partai Demokrat kabupaten Kaur, Darhan,SIP mengatakan, sejak dilakukannya penangkapan terhadap IJ tersebut, hingga dilakukannya pemeriksaan, baik yang diduga memiliki barang haram 0,4 gram dan tak terbukti dalam pengetesan urin selama 24 jam oleh pihak yang berwenang, dengan hasil tidak terbukti bersalah, maka IJ bersama rekannya KO, akhirnya pada Jum'at malam (22/2) pukul 17.00 Wib dinyatakan bebas," jelas Darhan, Sabtu 23/2).

Sebelumnya, informasi yang berhasil dihimpun bahwa saat ditangkap, Indra dan KO bersama dengan dua wanita. Keempatnya ditangkap oleh BNN di dalam kamar hotel di Jakarta.

Sedangkan barang bukti (BB) berupa sabu tersebut belakangan dikabarkan milik dua wanita yang juga sempat diamankan BNN. Namun karena diduga terlibat menggunakan sabu maka Indra Jaya juga diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kini Idra Jaya sudah diperbolehkan pulang. Karena tidak terbukti memiliki 0,4 gram sabu dan mengkonsumsi narkoba saat tertangkap razia BNN.

Darhan meminta untuk segera diberitakan kembali, agar khalayak dapat menerima informasi dengan jelas dan akurat, ungkapnya.

Sementara, Ketua Komisi I DPRD Kaur, Denny Setiawan, SH mengatakan bahwa, sejak mendapatkan informasi kejadian tersebut, anggota DPRD sudah melakukan rapat dalam menyikapi pemberitaan informasi hanya diberikan terhadap unsur pimpinan DPRD kbupaten Kaur; saudara Jailani, Darhan dan Baswedan agar informasi yang diterima masyarakat dapat sesuai yang semestinya, jelas Denny.

Denny juga menambahkan, "kendati dirinya saat membesuk IJ saat di Jakarta beberapa waktu yang lalu, dirinya tetap tidak berwenang memberikan stetmen dengan awak media," pungkas Denny, yang mengakhiri dengan kata 'maaf' dan jangan salah arti.

Sementara, IJ saat dicoba untuk dihubungi melalui telpon dan WA hingga berita ini ditayangkan masih belum merespon.(bh/aty)

Share : |

 
Berita Terkait Narkoba
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
97 Penipuan Berkedok KPK, Masyarakat Diminta Waspada
Tulisan Kaligrafi di Pintu Masuk Ruang Sidang MK Ini Bikin Merinding
Menhan: Kepolisian Seluruh Dunia Ada di Bawah Kementerian Bukan di Bawah Presiden
Status Anak Perusahaan BUMN: Adalah BUMN
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Baleg DPR Harapkan Keseriusan Pemerintah Bahas Undang-undang
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Arief Poyuono: Paslon 01 Mesti Didiskualifikasi, KPU Enggak Paham BUMN Sih..
Sambangi MK, Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Bawa Bukti yang Menghebohkan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]