Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pencabulan
Anak SD Diimingi Rp 5 Ribu Dicabuli, Pelaku Diciduk Polisi Duren Sawit
2016-03-27 13:07:56

Kapolsek Duren Sawit Kompol Yudho Huntoro SIK, MIK dan Kasubag Humas Polres Jakarta Timur Husaima saat jumpa pers.(Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pria paruh baya, Sarno (47) diciduk satuan Reskrim Polsek Metro Duren Sawit Jakarta Timur karena perihal kasus dugaan pencabulan terhadap bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), sebut saja inisial ND (6) yang didiimingi uang Rp 5 Ribu.

"Pelaku, Sarno (47). Menurut pengakuannya bekerja sebagai pedagang (wiraswasta) kami ringkus berkat laporan dari pihak orang tua korban pada 29 Januari 2016, ditindaklanjuti guna pemeriksaan dan penyelidikan," ujar Kapolsek Duren Sawit, Kompol Yudho Huntoro SIK, MIK pada awak media saat di Mapolsek Duren Sawit, Jakarta Timur. Jakarta, Kamis (24/3).

Sebelumnya menurut pengakuan Saksi, sebut saja N selaku Ibu korban ND (6), kalau pelaku telah mengajak bocah yang masih duduk di bangku SD itu diajak main ke rumahnya, pelaku lalu mencabuli anak tersebut. Berhubung korban yang masih anak-anak belia belum mengetahui. Orang tua korban merasa curiga, karena korban selalu mengeluh merasa kesakitan di kemaluannya, Kemudian orang tua korban melakukan visum dan hasilnya positif sudah tidak sehat.

"Awalnya korban (6) diajak main lalu dibawa ke rumahnya pelaku, modusnya dengan mengajak korban menonton film dewasa (porno), kemudian meminta celana korban diturunkan kemudian disetubuhi oleh pelaku. Setelah dicabuli kemudian diimingi-imingi dengan diberi uang sebesar 5.000 rupiah," ungkap Kompol Yudho.

"Peristiwa naas pencabulan (asusila) berdasarkan pengakuannya pelaku dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali pada bulan November, dan Desember 2015. Perbuatan cabul itu dilakukan di rumah pelaku, baik diruang tamu, kamar mandi, dan kamar," sambung Kapolsek Duren Sawit yang sebelumnya bertugas di Gorontalo selama 4,5 tahun ini.

Lebih lanjut Kompol Yudho Huntoro selaku Kapolsek Duren Sawit pun menyarankan, bagi para orangtua saat ini agar tolong diperhatikan tempat bermain anak anak dan teman bermainnya, karena sangat berpengaruh sekali anak-anak itu labil dan dapat dipengaruhi dan dikelabuhi dengan diming-imingi sesuatu.

"Atas perbuatan tercelanya yang melanggar hukum tersebut, Pelaku yang sudah berusia paruh baya, bernama Sarno (47) diduga melakukan pencabulan terhadap anak SD itu akan dijerat dengan ancaman pidana selama 12 tahun di penjara dengan Pasal 81 tentang Undang-undang perlindungan anak di bawah umur, " pungkas Kapolsek Duren Sawit.(bh/mnd)

Share : |

 
Berita Terkait Pencabulan
Cabuli Bocah 6 Tahun, Pelaku Oknum Ojek Online Ditangkap Polisi
Pengurus Gereja Agustinus Rottie Terdakwa Pencabulan Divonis 5 Tahun akan Dikeluarkan DPO
Hakim PN Samarinda kembali Bebaskan Terdakwa Kasus Pencabulan
Hakim PN Samarinda Vonis Bebas Pengurus Gereja Terdakwa Pencabulan
Anak SD Diimingi Rp 5 Ribu Dicabuli, Pelaku Diciduk Polisi Duren Sawit
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Resmob PMJ Menangkap Pelaku Pencurian Dolar di Brangkas Mantan Teman Kantornya
Selama Pemerintahan Jokowi, Pertumbuhan Berkutat Hanya 5 Persen
DPR Harus Diberi Ruang Untuk Kritis
Pemerintah Harus Sadar Pentingnya Independensi DPR
Kubu Jokowi Maruf Menghina Wibawa dan Martabat 9 Hakim MK dan Lakukan Pembangkangan pada Peradilan
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya
Utang Luar Negeri RI Bertambah Lagi Jadi Rp 5.528 T
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]