Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Penghijauan
Aktivis Lingkungan Prakarsai Gerakan Tanam Pohon
Tuesday 22 Nov 2011 22:27:17

Ilustrasi (Foto: Freeweb)
SURABAYA (BeritaHUKUM.com) – Dampak pemanasan global bagi bumi ini tidak dapat dibiarkan begitu saja. Terlebih dengan semakin banyaknya hutan yang gundul, akibat penebangan pohon secara liar. Padahal, fungsi pohon sangat penting untuk menyerap gas CO2, maupun gas beracun lainnya di udara.

Atas dasar ini, keberadaan pohon mampu menghasilkan Oksigen atau O2, yang merupakan sumber kehidupan bagi semua makhluk di bumi. Pentingnya menanam pohon bagi kelangsungan hidup di bumi, diwujudkan dalam bentuk aksi membagi bibit tanaman maupun gerakan menanam pohon oleh para aktivis pecinta lingkungan, maupun para pelajar.

“Minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kota Surabaya, mengharuskan ditambahnya Ruang Terbuka Hijau baru melalui lahan milik masyarakat atau pribadi, yaitu di lingkungan rumah, sekolah, kampus, maupun perkantoran,” kata Koordinator Komunitas Nol Sampah, Wawan Some di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (22/11).

Sebenarnya, lanjut dia, kebutuhan ruang terbuka hijau di Surabaya belum mencukupi. Hal ini bisa dilihat peruntukan lahan di Surabaya ini sulitnya untuk membuat ruang terbuka hijau yang publik perlukan.

“Kami berusaha memaksimalkan ruang terbuka hijau privat, ruang terbuka hijau pribadi di sekitar rumah untuk menanam pohon buah. Logikanya, masyarakat akan menjaga pohon itu, karena mereka akan merasakan manfaatnya, buahnya, maupun nanti secara tidak langsung oksigen dan penyerap polutan.”

Upaya penanaman pohon untuk menciptakan Ruang Terbuka Hijau baru, yang berfungsi sebagai paru-paru kota. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi polusi dan dampak yang diakibatkan dari pemanasan global.

Aktivis Pecinta Lingkungan dari Komunitas Kelingan, Bangun Pratomo mengutarakan, gerakan tanam pohon saat ini sangat efektif dilakukan dengan mengajak serta keterlibatan generasi muda. Mereka sangat penting diberi pemahaman tentang pentingnya menanam pohon untuk kehidupan.

“Di sekolah-sekolah, anak-anak akan digerakkan untuk menanam pohon seperti pohon yang punya nilai kerindangan, terus kemudian sayur, buah, dan medianya bisa media pot, hidroponik, terus kemudian gantung,” ujar Bangun Pratomo.

Gerakan Cinta Lingkungan dengan menanam pohon, tidak hanya dilakukan para aktivis pemerhati lingkungan, namun juga oleh kalangan industri yang diidentikkan dengan pencemar lingkungan.(dbs/bwl)

Share : |

 
Berita Terkait Penghijauan
Jakpro Siap Hijaukan Lingkungan Depo LRT Jakarta dengan Sejuta Pohon
Sebagian Warga Medan Belawan Memakai Motor Matic "Ala" Go Green
Bupati Bengkalis Tanam Pohon, Serahkan Bantuan dan Bersih Pantai
Walikota Depok Tanam Pohon di sepanjang Jalan Margonda
Aktivis Lingkungan Prakarsai Gerakan Tanam Pohon
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Inilah Deretan Penghargaan Diraih Pemrov DKI Jakarta Dibawah Kepemimpinan Anies Baswedan
Ketum PP Muhammadiyah, Haedar: Ta'awun Merupakan Ajaran Inklusinya Agama Islam
Ratusan Orang Ikut Sandiaga Uno Berlari di Surabaya, Winarsih Curhat
51 TKA Asal Cina Tanpa Dokumen Lengkap Diusir dari Aceh
Fadli Zon Pamer Foto Ribuan Santri Madura, Simbol Pendukung Prabowo
MetroTV Mendapat Teguran Keras dari KPI
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Inilah Deretan Penghargaan Diraih Pemrov DKI Jakarta Dibawah Kepemimpinan Anies Baswedan
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar Acara Millennial Road Safety Festival 2019
LIPI: Ada 3 Provinsi di Indonesia Rawan Hoaks
Polri Siap Meluncurkan Gebrakan Milenial Road Safety Festival Guna Menekan Angka Kecelakaan
Kaku dan Kurang Menarik, Format Debat Pilpres Berikutnya Harus Dievaluasi
GARBI: Divestasi Freeport, Indonesia Diakali McMoran dan Rio Tinto?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]