Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Samarinda
Aksi Demo Mahasiswa Jadi Brutal, Polisi dan Wartawan Jadi Sasaran Lemparan Batu
2019-03-26 15:57:20

Iptu Hardi terluka dan harus mendapatkan perawatan medis akibat aksi brutal dilakukan Mahasiswa saat berdemo.(Foto: Istimewa)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kapolresta Samarinda Vendra Riviyanto meyesalkan aksi demonstrasi Mahasiswa yang menolak pembangunan Semen di Kutai Timur berujung ricuh dan brutal, hingga mengakibatkan personel Polresta Samarinda Iptu Hardi yang terluka dikepala akibat lemparan batu dan juga rekan Jurnalis juga menjadi sasaran lemparan batu para demonstran.

Kejadian tersebut dalam aksi demo di depan kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) pada, Senin (25/3) yang kala itu demonstran yang terdiri dari kalangan mahasiswa tiba-tiba melakukan aksi lemparan batu hingga mengenai kepala Iptu Hardi Wakasat Bimas Polresta Samarinda, yang kebetulan mendapat tugas pengamanan di tempat tersebut hingga berlumuran darah.

"Saya sangat menyesalkan peristiwa tersebut, kami berharap persistiwa serupa tidak terulang lagi. Diharapkan kepada mahasiswa apabila ingin menyampaikan aspirasi bisa dengan cara yang santun dan elegan tidak perlu dengan langkah anarkis seperti yang terjadi hari ini," ujar Kapolresta Samarinda, Vendra Riviyanto, melalui Kasubag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan kepada Wartawan usai Aksi.

"Peristiwa ini bermula saat demonstran mencoba menerobos pintu pagar kantor gubernur, disaat itu Iptu Hardi mencoba menenangkan kawanan demonstran yang terdiri dari anak mahasiswa, namun bukannya menahan diri, malah sejumlah batu justru melayang dan mengenai anggota kami yakni Iptu Hardi," jelas Danovan.

Danavon juga menambahkan, akibat kejadian tersebut Iptu Hardi harus mendapatkan perawatan medis, lantaran Iptu Hardi mengalami luka robek dibagian kening akibat lemparan batu tersebut. "Selain Iptu Hardi ada juga anggota dari Brimob yang terpaksa kami larikan ke RS lantaran luka di area mata lantaran sambitan batu oleh Demonstran,"

Dalam aksi di depan kantor Gubernur Kaltim, para demonstran menuntut agar rencana pemerintah membangun pabrik semen di Kawasan Karst di Sangkulirang di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) hingga ke Kabupaten Berau dengan luas kurang lebih 2,1 juta Ha di hentikan alias dibatalkan.

Namun kemudian berubah saat salah satu demonstran melakukan aksi lemparan batu kepada personel Kepolisian dan warrtawan yang meliput di tempat tersebut, salah satu wartawan Televisi yang berada di lokasi tersebut juga terkena lemparan batu dari kawanan demonstran, bahkan sejumlah massa sempat mengeroyok sorang jurnalis yang saat itu hendak mencoba menghentikan aksi pelemparan batu.(bh/gaj)

Share : |

 
Berita Terkait Samarinda
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya
Korban Aksi 21/22 Mei, Anies Baswedan: Enam Orang Meninggal Dunia
FPI: Ada Pihak Ketiga Yang Ingin Mengadu Domba
Bawaslu Diimbau Beri Laporan Evaluasi
Fadli Zon Luncurkan Buku 'Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy'
Komisi III Tolak Keempat Calon Hakim Agung
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang
Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]