Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
MRT
Akan Ada Outlet UMKM di 5 Stasiun Utama MRT Jakarta
2019-01-25 05:52:03

Ghamal Peris, Direktur Pengembangan dan Dukungan Bisnis PT MRT Jakarta saat menyampaikan penjelasan kepada para wartawan di kantor MRT, Wisma Nusantara lantai 22, Jakarta.(Foto: BH /na)
JAKARTA, Berita HUKUM - Lima Stasiun Utama Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, akan menyediakan area khusus bagi pemangku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebagai tahap awal, nantinya akan ada 16 tempat usaha yang disediakan di 5 stasiun utama MRT Jakarta.

Direktur Pengembangan dan Dukungan Bisnis PT MRT Jakarta, Ghamal Peris menyampaikan dalam konferensi pers, "Rencana awalnya, pihak MRT menyediakan tempat usaha bagi UMKM di tiga stasiun saja, namun setelah melakukan eksplor lebih lanjut, akhirnya diberikan komitmen lebih di lima stasiun, yakni 6 UMKM di Stasiun Lebak Bulus, 1 UMKM di Stasiun Haji Nawi, 6 UMKM di Stasiun Fatmawati, 1 UMKM di Stasiun Blok A, dan 2 UMKM di Stasiun Dukuh Atas. Jadi totalnya ada 16 UMKM di 5 stasiun MRT," jelasnya, Kamis (24/1).

Ghamal juga menambahkan, para UMKM yang akan menempati outlet di stasiun MRT, nantinya akan menjalani proses seleksi dan dikelompokkan menjadi tiga kategori yakni kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan (kriya).

Penentuan UMKM dilakukan melalui proses seleksi bekerjasama dengan kurator Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Republik Indonesia.

Tahapan pengumuman dan pendaftaran akan dimulai pada bulan Januari 2019 dan diharapkan pada 18 Februari 2019 seluruh UMKM yang akan menempati stasiun MRT Jakarta telah ditetapkan.

"Para pelaku usaha dapat mendaftarkan bisnis UMKM miliknya di website MRT Jakarta, mulai Jumat sampai Kamis mendatang," pungkasnya.(bh/na)

Share : |

 
Berita Terkait MRT
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pemboikotan Sawit Indonesia Oleh Uni Eropa Tidak Bisa Diabaikan
Bencana Asap Karhutla Coreng Diplomasi Sawit Indonesia
Tafsir 6A dan Tekanan Politik
Dr Jan Maringka: Penegakan Hukum Tidak Sama dengan Industri
Arab Saudi: Puing-puing Senjata 'Membuktikan Iran Berada di Balik' Serangan Kilang Minyak
Kejari Gunung Mas Tangkap Kontraktor Terduga Korupsi Dana Desa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah
Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]