Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penipuan
Adik Bupati Bekasi Diduga Melakukan Penipuan Proyek
Friday 02 Mar 2012 00:41:51

Kuasa hukum korban, Salih Mangara Sitompul (Foto:BeritaHUKUM.com/eko)
BEKASI (BeritaHUKUM.com) - Adik kandung Bupati Bekasi Jawa Barat berinisial
N, bersama dua rekannya berinisial F dan H diduga telah melakukan penipuan
terhadap seorang korban bernama Ardon, yang menyerahkan uang sebesar
RP.45 juta terkait pengadaan proyek jalan lingkungan yang kenyataannya
fiktif.

" Proyek melalui APBD tahun 2011 dijanjikan di empat desa di Kabupaten
Bekasi dengan nilai dan ukuran bervariasi, namun tidak kunjung datang." ujar
kuasa hukum korban, Salih Mangara Sitompul kepada wartawan, Kamis (1/3).

Proyek tersebut, dijelaskan Salih kliennya harus membayar terlebih dulu guna
mendapatkannya, sehingga melalui rekan adik Bupati bekasi kliennya
menyerahkan uang secara bertahap hingga mencapai 45 juta." ini merupakan
persekongkolan jahat, karena satu rekan adik Bupati Bekasi bekerja di dinas
bina marga Kabupaten Bekasi." katanya

Salih menduga masih banyak korban lain yang kemungkinan tidak berani melapor
dalam kasus yang sama, pihaknya pun menyayangkan seluruh proyek selama ini
disinyalir dikuasai oleh keluarga besar Bupati Bekasi yang saat ini tengah
mencalonkan kembali menjadi Bupati Bekasi dalam ajang pemilukada Bekasi
periode 2012-2017.

" Ini sudah menjadi mata rantai yang tentunya melibatkan pejabat di
lingkungan pemkab Bekasi, walaupun N dan H warga biasa." pungkasnya

Dalam hal ini, Salih akan membawanya ke aparat penegak hukum untuk
ditindaklanjuti sekaligus berharap kepada kepolisian dan kejaksaan setempat
mampu menindak tegas tanpa pandang bulu jika terbukti salah." ini demi
penegakan supremasi hukum di Kabupaten Bekasi." Tandasnya. (eko)

Share : |

 
Berita Terkait Penipuan
Polisi Bongkar Kasus Penipuan CPNS yang Telah Berlangsung Sejak 2010
FBI Memburu 'Ratu Penipu Hollywood' yang Mengirim dan Memperdaya Korban ke Jakarta
Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M
JPU Tuntut Alphad Syarif Ketua DPRD Samarinda 4 Tahun Penjara
Cyber Crime Ditreskrimsus PMJ Tangkap 4 Pelaku Order Fiktif Gojek
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Buku Merah: Polisi 'Semestinya' Tindak Lanjuti Temuan Investigasi IndonesiaLeaks
Masjid di Afghanistan Dibom Saat Shalat Jumat, Sedikitnya 62 Orang Tewas
Akbar Tanjung Komentari Sikap Politik Gerindra dan Demokrat Merapat ke Kubu Jokowi
Sulli: Perempuan yang Berani Memberontak terhadap Dunia K-pop
Polda Gelar Doa Bersama untuk Situasi Kamtibmas di Gorontalo
Polda Gorontalo Gelar Apel Kesiapsiagaan Jelang Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden
Untitled Document

  Berita Utama >
   
BW: Sejarah Mencatat KPK Resmi 'Dihabisi' di Era Jokowi
BEM SI Kembali Gelar Aksi Siang Ini Mendesak Jokowi Terbitkan Perppu KPK
Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?
Utang Luar Negeri RI Makin Bengkak, Naik Jadi Rp 5.553,5 Triliun
Jelang Pelantikan Presiden, DPR RI Berlakukan Sistem 'Clearance'
Pernyataan Din Syamsuddin terkait Kasus Penyerangan atas Menko Polhukam Wiranto
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]