Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Bom
Ada 9 Meninggal dan 40 Luka akibat 3 Bom Meledak di 3 Gereja di Surabaya
2018-05-13 10:02:29

Tampak kondisi di TKP bom meledak di gereja Surabaya.(Foto: twitter)
SURABAYA, Berita HUKUM - Ada 9 orang korban meninggal dunia dan 40 korban luka-luka akibat 3 bom meledak yang diduga bom bunuh diri terjadi di 3 Gereja yang meledak berentetan; Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, Gereja GKI Diponegoro Surabaya, Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna, Surabaya pada, Minggu (13/5) pagi sekitar pukul 7.30 Wib.

Kadiv Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung di TKP mengatakan, "rasa duka yang mendalam kepada seluruh rakyat indonesia terkhusus kepada rakyat Jawa Timur, Surabaya, bahwa kepolisian masih terus melakukan identifikasi dan minta kerjasama dengan baik. Update terakhir bertambah menjadi sementara 40 luka yang berada di rumah sakit dan menjadi 9 meninggal dunia," ujar Kombes Pol. Frans Barung, Minggu (13/5).

Ada 40 korban luka akibat ledakan bom di 3 gereja di Surabaya, termasuk dua Polisi dari Polda Surabaya yang jadi korban dirujuk ke RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Rentetan bom yang meledak di 3 lokasi; lokasi pertama di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara sekitar pukul 07.15 Wib, kedua Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro 146 sekitar 07.45 Wib dan ketiga Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna sekitar 07.50 Wib.

Sementara, peristiwa ledakan bom yang mengguncang terjadi di Gereja GKI di Jalan Diponegoro, Surabaya, dikabarkan menyebut, pelaku aksi bom bunuh diri merupakan perempuan.(dbs/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Bom
Kecam Bom Di Gereja Surabaya, Zulkifli Hasan: Kemanusiaan Kita Terluka
Terkait Pemboman Gereja di Surabaya, Berikut Tanggapan Pimpinan Pusat Muhammadiyah
Teror Bom Surabaya, Kapolda Metro Jaya Mengeluarkan Telegram Jakarta Status Siaga 1
Ada 9 Meninggal dan 40 Luka akibat 3 Bom Meledak di 3 Gereja di Surabaya
Polsek Bontoala Makassar Dilempari Bom, Kapolsek Jadi Korban
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pengusaha Asing Kabur dan Ribuan Pekerja Tidak Dibayar Upahnya, Dimana Tanggung Jawab Pemerintah?
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok Sudah Keluar Bebas dari Rutan Mako Brimob
Kapolri Memimpin Upacara Sertijab Sejumlah Pati Polri dan 5 Kapolda
Perlu Terobosan Penanganan Dampak Bencana
Pengusaha di Begal dan Dibacok Setelah Keluar dari Bank, Uang Rp 600 Juta Dibawa Kabur
Cina Mencatat Laju Ekonomi Paling Lambat, Indonesia 'Perlu Waspada'
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kapolri Memimpin Upacara Sertijab Sejumlah Pati Polri dan 5 Kapolda
Said Didu: Sejak Awal Esemka Cuma Mobil Bohongan!
Abu Bakar Ba'asyir Tidak Bebas, BPN Prabowo-Sandi: Siapa Yang Sebar Hoax Jokowi Atau Yusril?
Update Banjir Sulawesi Selatan, BNPB Mencatat 8 Orang Meninggal, 4 Orang Hilang
Sandi Effect, Pembeda Pilpres 2019
Netralitas TNI dan Polri pada Pemilu Tentukan Kualitas Demokrasi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]