Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Islam
Abu Janda Sebut Islam Arogan, Tengku Zul Minta Ma'ruf Amin Kerahkan Polisi
2021-01-26 22:43:53

JAKARTA, Berita HUKUM - Abu Janda kembali menghebohkan media sosial setelah menyatakan jika sebagai pendatang dari Arab, Islam adalah agama yang arogan di Indonesia. Menanggapi cuitan tersebut, Tengku Zulkarnain meminta agar Wakil Presiden, Ma'ruf Amin melaporkan Permadi Arya ke kepolisian sebelum adanya umat Islam yang marah.

Dalam cuitannya, Abu Janda mengatakan bahwa Islam adalah agama pendatang dari Arab yang menjadi arogan kepada budaya asli dan kearifan lokal yang ada. Yakni mengharam-haramkan ritual sedekah laut, sampai pada pengenaan kebaya yang diharamkan dengan alasan aurat. Pernyataan itu disampaikan sebagai balasan kepada cuitan Tengku Zul.

Selanjutnya, Tengku Zul juga kembali membalas penyataan Abu Janda tersebut. Menyebut akun Ma'ruf Amin dalam cuitannya, Tengku Zul meminta agar Permadi Arya dilaporkan ke kepolisian. Sebab, ia khawatir dari pernyataan tersebut akan ada umat Islam yang marah dan bertindak di luar hukum. Hal tersebut akan membuat NKRI malu di mata dunia.

"Kepada YTH Bapak Yai @KHMarufAminn Mohon bapak perintahkan Polisi untuk proses hukum Abu Janda. Kalau tidak saya khawatir, jika tidak diproses, akan ada umat Islam yang marah dan bertindak di luar hukum. Malu NKRI di mata dunia. Matur Nuwun, Yai," tulis Tengaku Zul dalam cuitannya.

Sejak diunggah, cuitan pada akun Twitter @ustadtengkuzul ini sudah disukai lebih dari 600 pengguna Twitter. Selain itu, ada seratus lebih lainnya yang ikut membagikan ulang pernyataan Tengku Zul tersebut. Selebihnya, tidak sedikit warganet yang ikut memberikan tanggapan di kolom komentar.

"Betul. Atau polisi yang langsung turun tangan tanpa ada delik aduan. Jangan sampai rakyat berpikir bahwa tuntutan kejahatan/pidana dunia maya hanya diberlakukan kepada pihak-pihak yang mengkritik pemerintah saja. Tuntutan yang sama mesti diberlakukan rata kepada pihak yang menghina pihak lain," tulis akun @ToniYoun****.

"Biarin aja kiyai kita fokus sama revolusi akhlak itu mah godaan buat umat muslim biarin aja pak jokowi mentri dan semua aparat juga tau apa yang harus mereka tindak kalau gak ditindak ya biarin aja biar allah nanti yang nindak semuanya kita harus tetep fokus kedepan," komentar akun @HK*****.

"Masalahnya berani ga yai mengunakan kekuasaanya dibalik binatang piaran bintang warna warni," tanggapan akun @Fadh*****.

Sementara akun @agy498***** mengatakan, "Kalau tidak diproses juga mari kita doakan bersama Semoga laknat Allah SWT tertuju padanya @permadiaktivis1."(SuaraJogja.id/bh/sya)


 
Berita Terkait Islam
 
Alasan Benny Rhamdani Beri Nama Masjid dan Aula BP2MI, KH Abdurrahman Wahid
 
Rizal Ramli: Islamfobia Digencarkan, Tapi Ketika Kesulitan Merayu Dana Umat
 
Abu Janda Sebut Islam Arogan, Tengku Zul Minta Ma'ruf Amin Kerahkan Polisi
 
Jika Perjuangan Masih Sekadar Simbol, Umat Islam Sulit Berjaya
 
Islam Menganjurkan Ummatnya untuk Jadi Konglomerat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Surat Telegram Kapolri Ini Perketat Penggunaan Senjata Api di Lingkungan Polri
Pengawasan Berlapis Paminal dan Itwasum, Korlantas Tegaskan Tender Pengadaan Barang Sesuai Ketentuan
Waketum MUI: Kerumunan Jokowi dan Rizieq Cukup Dihukum Denda
Tersangka Kasus Indosurya Tak Ditahan, LQ Indonesia Lawfirm: Polri 'Tumpul Keatas, Tajam Kebawah'
Tembak Mati Anggota TNI dan 2 Pelayan Cafe, Oknum Polisi Ini Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Tradisi Menulis Harus Menjadi Bagian dari Kader Muhammadiyah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Waketum MUI: Kerumunan Jokowi dan Rizieq Cukup Dihukum Denda
Jokowi Bagi Suvenir Picu Kerumunan di NTT, Munarman: Bisa Kena Pasal Penghasutan
Masyarakat Yang Tolak Vaksin Harus Jadi Perhatian Pemerintah
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
Wahh, Rektor IPB Sebut Indeks Pangan Indonesia Lebih Buruk dari Zimbabwe dan Ethiopia
Achmad Midhan: Apabila Diteruskan Pengadilan Habib Rizieq akan Menciderai Rasa Keadilan Masyarakat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]