Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Pungli
4 Tersangka Mega Pungli Rp 2,4 Triliun Komura Resmi Masuk Rutan dan Lapas
2017-07-14 05:25:28

Suasana saat pelimpahan ke 4 orang tersangka korupsi mega Pungli Komura Samarinda, Kamis (13/7) saat di Kejaksaan Negeri Samarinda.(Fota: BH /gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kejaksaan Negeri Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) pada, Kamis (13/7) sekitar pukul 13.00 Wita menerima pelimpahan berkas tahap II kasus korupsi mega (pungutan Liar) Pungli sekitar Rp 6,1 milyar koperasi tenaga kerja bongkat muat (TKBM) Komura Samarinda dari Mabes Polri ke Kejaksaan Negeri Samarinda, pelimpahan tersebut adalah untuk kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran yang ditengarai selama beroperasi Koperasi Komura diduga telah mengumpulkan harta hasil pungli hingga Rp 2,4 Triliun.

Pantauan pewarta BeritaHUKUM.com dilokasi, dalam proses pelimpahan terhadap ke 4 orang tersangka berlangsung saat tiba di Kejaksaan Negeri Samarinda Jalan M. Yamin sekitar pukul 13.00 Wita hingga pukul 16.15 Wita.

Sebelum melakukan pemberkasan dan menverifikasi alat bukti dan berkas ke empat tersangka yang di sampaikan penyidik, Kejari Samarinda juga menerima berkas dokumen yang terkait korupsi Komura Samarinda yang diangkut oleh dua mobil, satu mobil box KT 8223 MN yang beisi sekitar 8 koli ukuran besar dan mobil Avansa KT 1779 BE yang membawa 6 koli dokumen ukuran besar.

Dari pukul 13.00 Wita hingga pukul 16.15 Wita atau kurang lebih selama 3 jam, tim gabungan Kejagung, Kejati Kaltim dan Kejari Samarinda memeriksa keempat tersangka didampingi tim kuasa hukumnya, antara lain Yasir sebagai kuasa hukum Abun, Roy H sebagai kuasa hukum tersangka Elly. Sementara tersangka Jafar dan Dwi didampingi penasihat hukum asal Jakarta, sebelum digiring ke Rutan dan Lapas Samarinda.

Empat Tersangka yang di limpahkan masing masing, Jafar Abdul Gaffar (Ketua Komura), Heri Susanto alias Abun (Ketua PDIB), Dwi Hari Winarno (Sekretaris Komura) dan Noer Asriansayah alias Elly (Sekretaris PDIB).

Usai pemeriksaan administrasi, ke 4 tersangka langsung digelandang tim Mabes Polri dan Kejari Samarinda ke Rutan Sempaja, Samarinda dengan menggunakan mobil Honda CRV KT 888 WU untuk tersangka Dwi Hari Winarno dan tersangka Elisndyah, sedangkan tersangka Heri Susanto Alias Abun dan tersangka Jafar Abdul Gafar dengan mobil CRV KT 145 C sebagaimana saat tiba dari Balikpapan dengan tujuan Rutan Samarinda.

Namun informasi terahir yang di peroleh pewarta saat keluar dari kantor Kejaksaan Negeri Samarinda, terhadap tersangka Abun dan Gafar dialihkan ke Lapas Sudirman Samarinda, sedangkan tersangka Dwi dan Eliansyah di jebloskan di Rutan Sempaja Samarinda.

Kepala Kejaksaan Negeri Samarinda Retno Harjanti Iriana yang di dampingi Penyidik Mabes Polri, bersama Kosasi Kasi Pidum Kajari Samarinda dan juga Adonis dari Pidsus Kejati Kaltim mengatakan, "barang bukti yang disita terkait kasus dugaan mega pungli di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran yang menyeret 4 tersangka dengan barang bukti satu buah rumah mewah, 5 unit mobil roda empat juga 6 unit sepeda motor, bersama barang bukti uang yang disita senilai Rp 259.470.712.473,-," terang Retno Kajari Samarinda.(bh/gaj)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Pungli
Hakim Kembali Bebaskan 2 Terdakwa Kasus Mega Pungli Komura, Gafar dan Dwi
Kedua Terdakwa Kasus Pungli Komura Samarinda Gafar dan Dwi Dituntut 15 Tahun Penjara
Usai Vonis Bebas, Abun dan Elly Langsung Dibebaskan dari Lapas
Majelis Hakim Vonis Bebas Terdakwa Kasus Pungli Abun dan Elly
Abun Terdakwa Kasus Pungli dan TPPU Dituntut 10 Tahun Penjara
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Polres Jakbar Menangkap Kawanan Perampok Bersenpi, 1 Orang Begal Tewas
Industri Tambang Harus Apresiasi Lingkungan
'Aisyiyah dan Kemenlu Sepakat Membawa Misi Perempuan Sebagai Agen Perdamaian
Kejahatan Serangan Siber Rugikan AS Hingga Rp1.477 Triliun
Yusril Mengajukan Gugatan ke Bawaslu dan Berencana Pidanakan Komisioner KPU
Panglima TNI Dijadwalkan Membuka Rakernas Gerakan Pramuka
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polres Jakbar Menangkap Kawanan Perampok Bersenpi, 1 Orang Begal Tewas
Yusril Mengajukan Gugatan ke Bawaslu dan Berencana Pidanakan Komisioner KPU
Komplotan Penyidik KPK Gadungan Kasus Zumi Zola Ditangkap Polisi
Komentar Berbagai Pihak atas Viral Video Anies Baswedan Dicegat Paspampres
PKS 'Ngemis' Posisi Wapres ke Jokowi dan Akan Tinggalkan Gerindra?
Dhawiya Anak 'Ratu Dangdut' Elvi Sukaesih Ditangkap Tim Ditnarkoba
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]