Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Dubes RI
22 Calon Segera Isi Pos Dubes yang Kosong
Thursday 25 Aug 2011 00:12:12

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq (Foto: Istimewa)
JAKARTA-Dari 33 orang yang diajukan pemerintah, Komisi I DPR meloloskan 22 calon duta besar RI. Mereka ini segera ditempatkan di kawasan Amerika Selatan serta beberapa negara Asia dan kawasan Timur Tengah. Demikian dikatakan Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq kepada wartawan di gedung DPR, Rabu (24/8) malam.

Sedangkan 11 calon lainnya akan dibahas kembali pada 7 September mendatang. "Penilaian Komisi, mereka belum sepenuhnya memenuhi kualifikasi yang diinginkan. Pihak Kemlu menyerahkan sepenuhnya kepada Komisi I DPR. Karena perlu pendalaman lebih jauh, pembahasan sisanya akan dilanjutkan 7 September," jelas politisi PKS ini.

Jika dianggap tidak ada yang memenuhi persyaratan, jelas dia, Komisi I akan kembali melakukan uji kelayakan dan kepatutan pada bulan Oktober. Pasalnya, pada bulan itu ada 17 pos duta besar yang harus diisi. "Jadi nanti kekurangannya akan kita tarik ke Oktober, ditambah 17 pos baru," imbuhnya.

Dari 22 kandidat yang lolos, dua kandidat mendapat penilaian memuaskan, dan sisanya dianggap bisa diterima. Selebihnya, belum dikembalikan kepada pemerintah, namun akan dibahas kembali usai Lebaran nanti.

Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP Taufiq Kiemas menyatakan, partainya masih menginginkan posisi Dubes untuk Italia. Nama, M Prakosa telah diajukan PDIP untuk mengisi posisi tersebut, tapi ia menyatakan mundur dari proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang akan digelar di Komisi I DPR.

"Terus terang saja, PDIP malah mau (posisi Dubes RI untuk Italia). Kami tak pernah menolak. Gantinya tetap dari PDIP, kalau bisa begitu," ujar suami Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri itu.(mic/rob)

Share : |

 
Berita Terkait Dubes RI
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Hakim Kayat Didakwa Jaksa KPK Menerima Suap Rp 99 Juta
Presiden Jokowi Ditantang Keluarkan Perppu Mengoreksi Revisi UU KPK seperti SBY
KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi dan Asistennya sebagai Tersangka
Ridwan Hisjam: Golkar Perlu Reformasi Jilid II
Badiklat Kejaksaan Gembleng Ratusan CPNS Menuju SDM Unggul
Korupsi Berkomplot Anggota DPRD Kaltim, KPADK Minta Jaksa Agung Periksa Kembali 6 Tersangka
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah
Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]